Mulailah dengan Anak Kecil

Share

Seorang pedagang pulang ke rumahnya suatu malam, duduk di kursi yang nyaman, dan mulai membaca koran. Anak laki-lakinya yang baru berusia lima tahun mengganggunya terus-menerus. Agar anaknya itu sibuk sehingga tidak lagi mengganggu dirinya, sang ayah kemudian mengambil sebuah peta dunia, yang dicetak dalam sebuah iklan, lalu memotong-motong peta dunia itu menjadi beberapa bagian dan memberikannya kepada si anak sambil berkata, “Pergilah dan satukan lagi potongan-potongan peta ini agar menjadi sebuah peta yang utuh, dan nanti ayah akan memberimu sebungkus permen.”

Sang ayah merasa sangat yakin bahwa anak laki-lakinya, yang tidak memiliki pengetahuan tentang geografi, tidak akan sanggup melakukan tugas yang diberikan kepadanya. Akan tetapi, hanya dalam satu menit anak laki-lakinya itu datang kepadanya sambil membawa peta dunia yang sudah di satukannya lagi.

Karena merasa sangat heran, sang ayah bertanya, “Bagaimana engkau dapat melakukannya?”

Anaknya yang masih kecil itu menjawab, “Ayah, di balik peta ini ada gambar wajah seorang anak kecil. Saya mengurutkan dan membenarkan potongan gambar anak itu, dan peta dunia di sebaliknya juga ternyata ikut tersusun benar dengan sendirinya.”

Jika Anda menginginkan sebuah dunia yang damai, marilah kita memulainya dengan mengarahkan anak-anak untuk menjadi benar. Jika Anda menginginkan dunia tanpa perang dan kebencian, marilah kita memulainya dengan seorang anak kecil.

sumber : nn

Share

Related posts

Leave a Comment