Bermain….Itu Dunia Anak

Share

Anak merupakan individu yang unik dengan potensi dan karakter yang berbeda-beda. Untuk dapat mengoptimalkan perkembangan kecerdasan anak perlu upaya memahami dan lebih mengenal dunia anak.

Anak bukanlah orang dewasa, mereka memiliki dunianya sendiri yang khas sehingga harus melihatnya dengan kacamata anak-anak pula. Dalam menghadapi mereka diperlukan kesabaran, pengertian, dan toleransi yang mendalam.

Dunia anak adalah dunia bermain. Bermain merupakan hak anak-anak. Bermain lekat dengan kehidupan dan keseharian anak. Ketika anak melakukan kegiatan yang disebut bermain, hal itu menimbukan efek menyenangkan dalam diri anak. Namun, perasaan menyenangkan hanyalah salah satu bagian dari manfaat yang didapatkan anak dari aktivitas bermain. Melalui bermain, anak dapat mengembangkan seluruh aspek perkembangannya. Bagi anak, bermain adalah belajar. Bila orang dewasa membangun pengetahuannya lewat membaca dan menonton maka anak membangun pengetahuannya lewat bermain. Bermain adalah hal yang penting untuk perkembangan fisik dan mental anak.

Beberapa manfaat bermain bagi tumbuh kembang anak:

1.Aspek fisik, Tubuh anak akan menjadi lebih sehat, karena banyak kegiatan-kegiatan fisik yang dilakukan ketika anak bermain.

2.Aspek perkembangan motorik kasar dan halus, Hal ini berhubungan dengan keterampilan anak.

3.Aspek sosial, Anak belajar untuk berinteraksi dengan orang lain, menjalin hubungan dengan teman sebaya, belajar berbagi, mempertahankan hubungan, pemecahan masalah bahkan juga belajar berpisah dari ibu atau pengasuhnya.

4.Aspek bahasa, Anak akan semakin terlatih untuk berkomunikasi dan memperluas pergaulannya.

5.Aspek emosi dan kepribadian, Melalui bermain, anak memiliki rasa percaya diri dan harga diri. Anak akan berusaha melepaskan ketegangan yang dialaminya melalui permainan yang dilakukannya.

 

Share

Related posts

Leave a Comment