Kegiatan Kreatif Anak

Share

Anak sangat senang bermain. Bermain merupakan kegiatan yang dapat mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan serta kemampuan intelegensi dan emosional anak.

Beberapa kegiatan kreatif yang dapat dilakukan anak sambil bermain

1.Merangkai Balon (Ballooning)

Anak-anak bisa mengasah kreativitas mereka dengan bermain balon. Merangkai balon, merupakan sebuah permainan yang bisa dilakukan secara individu ataupun berkelompok baik di dalam ruangan maupun area terbuka. Kegiatan merangkai balon bukan saja hanya dapat membantu mengasah kreativitas anak, namun ketika dilakukan secara berkelompok akan menciptakan hubungan yang semakin erat.

Kegiatan merangkai balon, selain menambah kreativitas, anak pun dapat mengenal warna, tekstur, bentuk, serta mengembangkan imajinasinya. Kegiatan ini pun bisa melatih anak agar tidak hanya fokus pada hasil melainkan pada prosesnya.

Ketika anak memompa balon lalu balon tersebut kempis atau meletus, orang yang ada di sekeliling anak tentunya akan memberi semangat supaya anak tetap mencoba hingga berhasil. Hal ini secara tidak langsung melatih anak dapat menyikapi kegagalan secara positif dan tak mudah menyerah. Balon yang beraneka bentuk dan warna tentunya begitu menarik bagi anak-anak.

2.Boneka Tangan

Permainan boneka tangan memiliki manfaat positif bagi tumbuh kembang anak, yaitu:

a.Dapat digunakan sebagai alat untuk menyampaikan pesan

Dengan menggunakan boneka tangan, kita dapat menyampaikan pesan dengan cara yang menyenangkan. Sebaiknya, pilihlah karakter-karakter yang dapat mewakili pesan yang akan disampaikan. Biasanya anak akan lebih mudah menangkap pesan yang disampaikan dengan cara menyenangkan.

b.Membantu anak belajar berkomunikasi

Libatkan anak untuk ikut bermain boneka tangan sehingga ia akan belajar untuk memainkan perannya dengan berbicara. Biarkan anak berimajinasi dengan karakter yang dimainkannya sehingga anak bisa belajar berkomunikasi dengan baik.

c.Membuat anak menjadi kreatif

Pada saat anak diajak bermain boneka tangan, ia akan berusaha mengeluarkan ide-ide cerita untuk karakter yang dimainkan sehingga akan merangsang otak anak untuk berpikir kreatif.

d.Menjadikan cerita lebih menarik dari cerita biasa

Bercerita menggunakan boneka tangan akan jauh lebih menarik jika kita bercerita hanya menggunakan buku. Anak-anak pasti akan lebih menyukainya.

3.Mewarnai

Mewarnai merupakan kegiatan sederhana yang saat ini tidak hanya disukai oleh anak-anak, namun sekarang banyak disukai orang dewasa. Bagi balita manfaat mewarnai mungkin lebih kepada untuk melatih ketangkasan dan motorik ketika balita harus memegang krayon atau pensil warna dengan benar.

Namun, dengan maraknya aktivitas mewarnai, kini mewarnai sudah menjadi bagian dari kehidupan anak dan orang dewasa, bukan hanya sebagai kegiatan untuk mengisi waktu kosong, tapi juga sebagai aktualisasi diri dalam bidang seni.

Aktivitas mewarnai memiliki banyak manfaat, antara lain:

a.Sebagai media berekspresi

Aktivitas mewarnai terutama mewarnai bidang kosong merupakan cara untuk mengungkapkan perasaaan diri anak.

b.Membantu mengenal perbedaan warna

Melakukan aktivitas mewarnai baik dengan krayon, pensil warna maupun spidol warna sejak dini dapat membantu anak mengenal warna, sehingga mereka dapat membedakan antara warna yang satu dengan warna lainnya.

c.Warna merupakan media terapi

Warna merupakan sebuah media terapi bagi banyak orang, bahkan warna kerapkali digunakan sebagai bahasa global untuk membaca emosi seseorang.

d.Mewarnai meningkatkan konsentrasi

Aktivitas mewarnai dapat melatih konsentrasi untuk tetap fokus pada pekerjaan yang dilakukan anak meskipun banyak aktivitas lain yang terjadi di sekelilingnya.

e.Mewarnai melatih anak mengenal garis batas bidang

Mengenal batas bidang gambar merupakan manfaat lain dari aktivitas mewarnai. Kemampuan inilah yang menjadi bekal anak saat mereka mulai belajar menulis di buku tulis bergaris.

f.Mewarnai melatih anak membuat target

Proses mewarnai membutuhkan satu target yaitu berhasil mewarnai seluruh bidang gambar yang tersedia. Dari hal inilah akan terpupuk rasa tanggung jawab anak dengan pekerjaan yang diterimanya sekaligus memupuk kepercayaan diri anak bahwa ia dapat menyelesaikan tugas yang sedang diembannya.

4.Menggambar

Menggambar merupakan aktivitas yang penuh stimulasi terhadap proses tumbuh kembang anak. Menggambar bukan sekadar aktivitas menyenangkan bagi anak di waktu luang. Menggambar dapat melatih motorik halus anak, melatih koordinasi tangan-mata juga memberi stimulus untuk otak. Menggambar juga dapat meningkatkan intuisi, mempertebal batang otak serta memperbaiki ingatan. Bagi anak yang mengalami kesulitan komunikasi secara verbal, menggambar adalah sarana mengekspresikan perasaan, emosi serta pikirannya. Stres yang dipendam anak pun dapat tersalurkan lewat gambar.

5.Permainan Tradisional

Permainan tradisional merupakan kekayaan budaya lokal, memiliki ciri kedaerahan asli sesuai dengan tradisi budaya setempat yang dalam pelaksanaannya memasukkan kegiatan yang mengandung unsur seni tradisional dan berkaitan erat dengan kebiasaan atau adat suatu kelompok masyarakat tertentu.

Permainan tradisional ini sesungguhnya memiliki manfaat yang baik bagi perkembangan anak, baik secara fisik, mental, intelektual dan emosi anak.

Perkembangan zaman yang diikuti dengan perkembangan teknologi perlahan-lahan menggeser keberadaan permainan tradisional. Kekayaan budaya lokal yang seharusnya dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran pendidikan jasmani justru tergeser dengan munculnya berbagai permainan yang dapat diunduh secara online di komputer atau gadget.

Permainan tradisional Indonesia antara lain : gobak sodor, englek, egrang, conglak, petak umpet, dan masih banyak lagi yang lainnya.

 

 

Share

Related posts

Leave a Comment