Permainan Tradisional: Engklek (Setatak/Tejek-tejekan/Marsitekka)

Share

Istilah ‘Engklek’ berasal dari bahasa Jawa, di daerah Riau disebut Setatak, di daerah Jambi disebut Tejek-tejekan, sedangkan di daerah Batak Toba dikenal Marsitekka. Merupakan permainan tradisional anak-anak yang sangat digemari dan mengambil tempat di halaman, lapangan, maupun tempat lain yang leluasa dan memiliki permukaan cukup datar sehingga kotak-kotak yang telah digambar dapat dilalui dengan lebih mudah.

Engklek adalah suatu permainan tradisional lompat-lompatan pada bidang datar yang digambar di atas tanah dengan membuat gambar kotak-kotak, kemudian melompat dengan satu kaki dari kotak satu ke kotak berikutnya.

Permainan ini biasanya dilakukan perorangan dan berkelompok, biasa dimainkan oleh anak-anak perempuan namun tak jarang juga anak laki-laki pun turut serta bermain.

Permainan Engklek terdiri atas beberapa jenis susunan kotak.

Tiga jenis yang paling sering kita temui adalah Engklek dengan susunan kotak sebagai berikut :

Cara bermain

a.Semua pemain melakukan hompimpa yang menang berhak melakukan permaian terlebih dahulu.

Pemain pertama melemparkan gaco (yang biasanya berupa pecahan genting/kreweng, keramik lantai, ataupun batu yang datar) ke kotak nomor satu.

Saat melemparkannya tidak boleh melebihi kotak yang telah disediakan jika melebihi maka dinyatakan gugur.

b.Pemain Pertama melompat dengan satu kaki (Engklek), dari kotak 1 sampai kotak 6 kemudian berhenti sejenak di kotak A kemudian kembali lagi dengan mengambil gaco yang ada di kotak satu dengan posisi kaki satu masih diangkat.

c.Setelah itu pemain melemparkan gaco tersebut sampai ke kotak 2 jika keluar dari kotak 2 maka pemain dinyatakan gugur dan diganti oleh pemain berikutnya.

d.Begitu seterusnya sampai semua kotak sudah dilempar dengan gaco.

Pergiliran dilakukan jika pemain pelempar gaco melewati sasaran, atau menampak dua kaki dikotak 1,2,3,4,5,6 dan berhenti sejenak di kotak A kemudian lompat lagi di kotak 3 dan berhenti di kotak 2 untuk mengambil gaco di kotak 1.

e.Jika gaco berada dikotak 2 maka pemain mengambilnya di kotak 3, jika gaco berada di kotak 4, 5 dan 6 maka pemain mengambilnya di kotak A.

f.Kemudian jika semua telah dilakukan oleh semua pemain maka pemain melemparkan gaco dengan membelakangi Engklek’nya jika pas pada kotak yang dikehendaki maka kota itu akan menjadi rumahnya maka boleh berhenti dikotak tersebut seperti pada kotak A tapi hanya berlaku pada pemain yang menang pada permaian tersebut. Begitu seterusnya sampai kotak-kotak mulai dari angka 1 sampai 6 menjadi milik para pemain.

Jika semua telah dimiliki oleh sang pemain maka permainan dinyatakan telah selesai.

g.Pemenang adalah pemain yang paling banyak memiliki rumah dari kotak-kotak pada Engklek yang digambar.

 

Manfaat

Manfaat yang diperoleh dari permainan Engklek ini antara lain adalah:

1.Kemampuan fisik menjadi kuat karena dalam permainan Engklek diharuskan untuk melompat-lompat.

2.Mengasah kemampuan bersosialisasi dengan orang lain dan mengajarkan kebersamaan.

3.Dapat menaati aturan-aturan permainan yang telah disepakati bersama.

4.Mengembangkan kecerdasan logika. Permainan Engklek melatih untuk berhitung dan menentukan langkah-langkah yang harus dilewatinya

5.Dapat menjadi lebih kreatif. Permainan tradisional biasanya dibuat langsung oleh para pemainnya. Mereka menggunakan barang-barang, benda-benda, atau tumbuhan yang ada di sekitar para pemain. Hal itu mendorong mereka untuk lebih kreatif menciptakan alat-alat permainan.

Share

Related posts

Leave a Comment