Belajar Mengenal Anak dengan Down Syndrome

Share

Pernah melihat anak dengan ciri khas, yang sejauh mata memandang dapat dilihat bentuk wajah, fisik dan cara berbicaranya. Mereka memiliki wajah datar, bola mata yang kerap melihat ke atas. Anak dengan ciri demikian disebut anak dengan down syndrome. Namun tidak itu saja ada juga anak dengan down syndrome yang tidak kelihatan secara wajah dan saat berbicara. Namun bisa di cek secara mendalam melalui melihat secara langsung bentuk-bentuk jari kaki.

Down syndrome adalah suatu kondisi keterbelakangan perkembangan fisik dan mental pada anak yang disebabkan adanya, abnormalitas perkembangan kromosom menurut Cuncha dalam Mark. L.Batshaw, M.D.

Hal ini biasanya dialami anak-anak yang lahir dengan jumlah kromosom yang tak normal.

Tidak ada yang tahu persis mengapa kesalahan kromosom ini terjadi.

Walaupun tidak semua anak dengan down syndrome memiliki ciri dan gejala yang sama, namun ciri dan gejala down syndrome sangat umum sehingga anak dengan down syndrome memiliki ciri fisik yang hampir sama.

Ciri fisik pada daerah kepala:

  • Memiliki bentuk kepala yang relatif kecil dan kepala belakang yang datar.
  • Bentuk mata seperti kacang almond layaknya mata orang Mongol tetapi memiliki lipatan lebar pada bagian sudut mata.
  • Raut wajah rata dan hidung hampir tidak menonjol.
  • Ukuran mulut kecil dan ukuran lidah lebih besar sehingga membuat lidah terjulur.
  • Pertumbuhan giginya lamban dan tidak rata.
  • Letak telinga lebih rendah.
  • Mempunyai bentuk kepala lebih kecil dan agak lebar dari bagian depan ke belakang.
  • Leher agak pendek.

Ciri fisik pada tangan, lengan dan kaki:

  • Jari-jarinya lebih pendek dan memiliki jari kelingking yang bengkok.
  • Telapak tangan memiliki satu garisan urat simian crease.
  • Kaki agak pendek.
  • Jarak antara ibu jari kaki dan jari kaki kedua agak jauh terpisah.
  • Memiliki otot yang lemah, sehingga menyebabkan kondisi tubuhnya lebih lemas.

Anak dengan down syndrome biasanya memiliki IQ di bawah 70 sehingga mereka membutuhkan bimbingan lebih daripada anak pada umumnya. Perkembangan mereka dalam berbagai aspek memerlukan proses dan waktu, dan mereka akan menjalaninya bertahap, sesuai dengan kemampuan mereka.

Anak-anak dengan down syndrome juga mengalami masalah kesehatan yang berbeda-beda sehingga membutuhkan perawatan medis dan perhatian ekstra. Dukungan dan perhatian maksimal yang diberikan orangtua dan orang-orang di sekelilingnya, anak-anak down syndrome dapat tumbuh dengan bahagia.

Share

Related posts

Leave a Comment