Mengatasi Anak Tidak Bisa Mengikuti Pelajaran di Sekolah

Share

Memiliki anak yang berprestasi di sekolah merupakan suatu kebanggaan bagi orangtua. Prestasi belajar anak di sekolah tentunya menjadi perhatian khusus orangtua. Karena masa depan anak tidak dapat lepas dari prestasi yang dicapainya sehingga orangtua bertanggungjawab dalam mengawasi pendidikan anak-anak mereka.

Kemampuan belajar masing-masing anak berbeda-beda. Setiap anak juga memiliki gaya belajar yang tidak sama. Masalah paling umum dihadapi anak ketika belajar di sekolah biasanya anak tidak dapat mengikuti pelajaran yang diberikan guru. Ada banyak hal yang mempengaruhi ketidakmampuan anak mengikuti pelajaran di sekolah. Daya tangkap anak yang rendah, anak tidak fokus, cara mengajar guru kurang efektif seperti: guru terlalu cepat menerangkan, fokus pada buku bacaan atau tidak memberi contoh.

Peran orangtua yang terlibat dalam mengajar anak akan sangat membantu anak untuk mengatasi masalah ini. Mengenal dan memahami karakter anak akan mempermudah orangtua untuk memberikan metode pengajaran yang tepat kepada anak. Menangani masalah anak yang tidak bisa mengikuti pelajaran di sekolah memerlukan kesabaran lebih dari orangtua.

Banyak anak-anak yang gagal memahami pelajaran yang diajarkan guru sehingga mereka terlihat lambat dalam belajar. Anak-anak dengan masalah ini disebut anak memiliki masalah belajar karena sering mengalami kendala belajar hal baru dan kesulitan menghafal dengan cepat.

Beberapa hal yang dapat dilakukan orangtua untuk membantu anak mengatasi masalahnya.

  • Memberikan asupan gizi seimbang merupakan fondasi yang penting bagi kesehatan dan kesejahteraan anak di masa depan sehingga akan mengoptimalkan tumbuh kembang anak.
  • Memberikan jam tidur yang cukup kepada anak. Anak yang mendapat jam tidur yang cukup berdampak positif terhadap terjaganya kesehatan anak, mengurangi rasa sakit ketika anak merasa sakit, menjaga suasana hati anak untuk terus gembira, merangsang pertumbuhan tubuh anak, meningkatkan kemampuan memproses informasi otak anak dan waktu untuk tubuh anak beristirahat dari aktivitas yang melelahkan.
  • Membantu anak dalam mengerjakan pekerjaan rumah , melakukan koreksi dan evaluasi. Ini akan membantu anak untuk lebih cepat menghafal pelajaran dan juga membantu mereka untuk selalu siap belajar pelajaran yang akan diujiankan.
  • Mengikutsertakan anak dalam kegiatan di luar akademis. Libatkan anak dalam kegiatan di luar kegiatan akademis yang disukai anak, seperti: les renang, menggambar, musik, atau memasak. Jadikan kegiatan ini selingan dalam kegiatan anak sebagai refreshing dari rutinitas akademis sehingga anak akan kembali berkonsentrasi belajar akademis.
Share

Related posts

Leave a Comment