Pelatihan: Bagaimana Teknik Mengajar ASM tentang Mengasihi, GKI Kebayoran Baru

Share

Jakarta, Minggu (4/11/2018)

“Mengasihi”, kata yang sudah tidak asing lagi di telinga kita. Kata mengasihi berasal dari kata dasar kasih. Mengasihi merupakan kata kerja yang menyatakan suatu tindakan sehingga untuk bisa mewujudkannya diperlukan peran aktif dari diri kita bahkan membutuhkan pengorbanan. Kasih merupakan suatu komitmen untuk dengan sengaja memberikan diri kepada orang lain. Semua orang membutuhkan kasih. Dengan kasih dapat terjadi perubahan luar biasa terhadap suatu keadaan yang mustahil untuk diubah. Bukan hal yang mudah untuk melakukannya karena kasih itu bukan hanya sekedar kata tapi tindakan nyata. Perlu sebuah pengorbanan untuk dapat mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kasih adalah dasar sikap hidup umat Kristen. Kakak Guru Sekolah Minggu (GSM) GKI Kebayoran Baru menyadari betapa pentingnya untuk mengajarkan kepada  adik-adik di Sekolah Minggu tentang mengasihi. Mengajarkan kasih tidaklah semudah seperti mengajarkan teknik berhitung sehingga Kakak GSM mengaggap penting untuk melakukan persiapan mengajar jauh-jauh hari sebelumnya. Dengan dasar kasih inilah Kakak GSM rela berkorban memberikan waktu mereka khusus untuk belajar dan berdiskusi bersama dengan mengundang Susi Rio Panjaitan sebagai narasumber yang mendampingi di acara ini.

Pelatihan kali ini mengambil tema dari Alkitab perjanjian lama Rut 1, menggambarkan bagaimana kasih dalam keluarga yang terjalin dari hubungan Naomi dan Rut. GKI Kebayoran Baru memiliki beberapa kelas Sekolah Minggu, mulai dari anak usia 0-12 tahun sehingga perlu dibuatkan teknik mengajar yang berbeda. Dalam kesempatan ini, Kakak GSM mempertunjukkan simulasi mengajar untuk mendapatkan tanggapan dan masukan dari rekan GSM, khususnya dari narasumber. Kesiapan simulasi yang dipertunjukkan terlihat keseriusan dan kesungguhan hati yang memiliki kasih dari Kakak GSM untuk melayani adik-adik Sekolah Minggu di GKI Kebayoran Baru.

Share

Related posts

Leave a Comment