Kampanye Stop Kekerasan pada Perempuan dan Anak, RPTRA Karang Anyar Jakarta

Share

Jakarta, Kamis (29/11/2018)

Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia semakin marak dan cenderung meningkat setiap tahun. Demikian juga bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak pun cukup variatif, antara lain penyelundupan, kekerasan rumah tangga, penyekapan, pemerkosaan, perampokan, penganiayaan, pembunuhan dan Trafficking atau perdagangan perempuan dan anak-anak. Kekerasan di dalam rumah tangga (KDRT) merupakan bentuk kekerasan terhadap perempuan yang insidennya paling tinggi dan dapat berbentuk fisik, psikis maupun ekonomi.

Banyak korban kekerasan yang bungkam dan enggan melaporkan kasusnya. Ada sejumlah faktor yang menyebabkan korban enggan buka mulut, diantaranya berkaitan dengan masih kental budaya malu, takut, stigma, tekanan sosial sampai proses hukum yang justru malah menambah beban. Seringkali kasus kekerasan yang menimpa itu dinilai sebagai aib bahkan hal yang lebih tabu untuk diungkap jika terkait dengan kekerasan seksual baik yang menimpa perempuan maupun anak-anak sehingga harus ditutup rapat-rapat.

Tindak kekerasan akan berdampak pada kurangnya rasa percaya diri, menghambat kemampuan perempuan untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial, mengganggu kesehatannya, mengurangi otonomi, baik di bidang ekonomi, politik, sosial budaya serta fisik.

Demikian juga dengan anak, kekerasan terhadap anak tidak hanya berdampak pada masa sekarang, namun juga bisa berpotensi bahaya untuk masa depannya. Dapat menghambat proses tumbuh kembang anak dan berdampak kepada kesehatan mental, kesehatan fisik, kepercayaan pada diri sendiri juga kepada orang lain.

Dalam rangka mensosialisasikan gerakan Stop Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak maka diadakanlah sebuah kegiatan untuk mengedukasi para Ibu-Ibu PKK dan Pengurus Posyandu RPTRA Karang Anyar Jakarta tentang hal ini melalui sebuah acara penyuluhan pada hari Kamis (29/11) dengan narasumber Susi Rio Panjaitan (Yayasan Rumah Anak Mandiri).

Kampanye Stop Kekerasan pada Perempuan dan Anak, RPTRA Karang Anyar Jakarta
Kampanye Stop Kekerasan pada Perempuan dan Anak, RPTRA Karang Anyar Jakarta
Kampanye Stop Kekerasan pada Perempuan dan Anak, RPTRA Karang Anyar Jakarta
Kampanye Stop Kekerasan pada Perempuan dan Anak, RPTRA Karang Anyar Jakarta
Share

Related posts

Leave a Comment