SAL: Hidup dalam Perdamaian dengan Semua Orang, HKBP Rawamangun, Jakarta

Share

Jakarta, Rabu (3/7/2019)

Mengajarkan tentang kasih kepada anak perlu dilakukan sejak dini. Anak perlu dididik untuk mengasihi sesama manusia meskipun berbeda-beda latar belakang. Anak dididik untuk tidak membeda-bedakan orang berdasarkan suku, agama, dan rasnya karena identitas ini umumnya telah dibawa masing-masing orang sejak lahir.

Anak Sekolah Minggu harus dididik dengan benar sejak dini agar mereka dapat mengikuti teladan Kristus dalam mengasihi sesamanya. Anak diajarkan bahwa mereka sebagai pengikut Kristus hendaknya hidup dengan damai bersama orang lain sekalipun tidak memiliki nilai yang sama dengan mereka atau menerima ajaran-ajaran yang diatasnya itu dilandaskan. Mengasihi sesama meskipun berbeda latar belakang, menghindari perselisihan, menjadi teladan dalam hal sopan santun, menjadi anak yang “dengar-dengaran” kepada orangtua dan melakukan hal-hal yang baik dan benar lainnya perlu diajarkan kepada anak terus-menerus.

Mengisi masa liburan sekolah tahun ini, HKBP Rawamangun memberikan pelayanan pendidikan kepada anak sekolah minggu dalam kegiatan Sekolah Alkitab Liburan (SAL). Pemberian edukasi dengan tema “Hidup dalam Perdamaian dengan Semua Orang” dibawakan oleh Susi Rio Panjaitan, Psycho-Educator dari Yayasan Rumah Anak Mandiri. SAL merupakan wadah belajar yang fun di masa liburan sekolah untuk anak sekolah minggu belajar bagaimana menumbuhkembangkan karakter Kristus dalam diri mereka.

Picture1
Picture2
Picture3
Picture4
Picture8
Picture9
Picture5
Picture6
Picture7

 

Share

Related posts

Leave a Comment