Workshop: Review Modul Dukungan Psikososial Tokoh Agama, WVI Jakarta

Share

Depok, Kamis (1/8/2019)

Indonesia, selain negeri yang sangat kaya terdiri dari belasan ribu pulau, Indonesia juga berada di salah satu daerah rawan bencana alam: banjir, gempa bumi, tanah longsor, tsunami, gunung berapi dan topan.

Orang-orang di negara berkembang, termasuk Indonesia lebih rentan menjadi korban namun alasannya bukan karena bahaya alam lebih sering terjadi tetapi minimnya edukasi. Kegiatan SinerGi (Supporting Disaster Preparedness of Government and Communities) yang diselenggarakan kali ini untuk melanjutkan project SIGAP (1 Sept 2015-28 Feb 2019).

Adapun tujuannya untuk mendukung ketahanan masyarakat dengan mengelola risiko dan dampak yang disebabkan oleh bencana sesuai dengan Rencana Penanggulangan Bencana Pemerintah Nasional Indonesia 2015-2019.

Seringkali peristiwa bencana alam mengakibatkan trauma massal. Kesehatan psikologis para penyintas adalah hal penting mendapatkan fokus guna pemulihan. Dalam situasi trauma, selain medis, pertolongan pertama psikologis selain atau psychological first aid (PFA) sangat diperlukan, untuk mengurangi bahaya psikologis.

Dalam Workshop Review Modul Dukungan Psikososial Tokoh Agama, SinerGi yang diselenggarakan selama dua hari (1-2/8) di Wisma Hijau, Depok bersama Wahana Indonesia (WVI) Susi Rio Panjaitan (Psycho-Educator dari Yayasan Rumah Anak Mandiri) mempresentasikan materi Psychology First Aids (PFA) dimana pendampingan psikologis perlu diberikan bersamaan dengan pendampingan-pendampingan yang lainnya.

Picture1
Picture2
Picture3
Picture4
Picture5

 

Share

Related posts

Leave a Comment