Belajar Mengenal Anak dengan Syndrome Asperger

Asperger adalah gangguan perkembangan dengan karakteristik di mana anak mengalami banyak gangguan dalam hal berperilaku dan berinteraksi sosial. Bukan autis, asperger merupakan gejala autis namun umumnya memiliki fungsi lebih baik dibandingkan anak dengan autis. Penyebab pasti syndrome asperger belum teridentifikasi, tetapi para ahli meyakini bahwa kelainan pada otak berpengaruh besar di dalam perkembangannya.

Read More

Belajar Mengenal Anak dengan Down Syndrome

Pernah melihat anak dengan ciri fisik khas agak tak wajar, khususnya bagian wajah? Mereka memiliki wajah datar, bola mata yang kerap melihat ke atas. Anak dengan ciri demikian disebut anak dengan down syndrome. Down syndrome adalah salah satu gangguan keterbelakangan perkembangan fisik dan mental anak yang diakibatkan adanya abnormalitas perkembangan kromosom. Setiap sel dalam tubuh manusia mengandung 23 pasang kromosom yang mengandung materi genetik yang menentukan semua karakteristik individu. Masing-masing kromosom itu didapatkan dari orangtuanya.

Read More

Belajar Mengenal Anak dengan Autisme

Tentunya kita sudah tidak asing lagi dengan kata autis. Sayangnya, masih banyak orang yang belum tahu apa sebenarnya autis itu. Kata autis ini sempat dijadikan satu kata untuk bercanda di masyarakat jika ada seseorang yang sedang asyik sendiri. Bahkan ada yang beranggapan anak penyandang autis itu anak idiot. Anak dengan autisme umumnya memiliki gangguan dalam hal perilaku atau hiperaktivitas motorik.

Read More

Tips: Mengajar Belajar Membaca kepada Anak Hyperaktif

Mengajar membaca kepada anak dengan Hyperaktif  itu sebenarnya mudah dan sederhana, tidak jauh berbeda dengan anak pada umumnya. Namun demikian, ada hal-hal yang perlu dilakukan untuk membuat anak dapat menikmati prosesnya. Kesabaran, kontinuitas dan situasi yang menyenangkan sangat berpengaruh untuk kemajuan perkembangan membaca anak.

Read More

Belajar Mengenal Anak dengan ADHD

Kita mungkin pernah melihat atau bahkan memiliki anak-anak yang tidak bisa diam, tidak bisa duduk dengan tenang dalam waktu cukup lama, suka meletup-letup, suka membuat keributan, tidak mampu memperhatikan, tidak bisa berkonsentrasi dan tidak fokus mengerjakan tugas sekolah. Anak dengan ciri-ciri ini kemungkinan besar mengalami ADHD yang kepanjangannya Attention Deficit Hyperactivity Disorder.

Read More
Halaman 1 of 2