Penabur: Keluarga yang Bersekutu dengan Allah, Gereja Kristus Cibinong

Share

Cibinong, Minggu (29/9/2019)

Dunia kini dikenal dengan era Revolusi Industri 4.0. Semua bicara tentang bagaimana memenangkan persaingan di era ini. Banyak tips yang dibagikan untuk menghadapinya agar dapat bertahan hidup di zaman ini. Dituntut menjadi pribadi yang mampu mengatur waktu, berkomitmen, kreatif, inovatif dan berkolaborasi.

Bagaimana dengan orang Kristen. Sama halnya dengan dunia, orang Kristen juga harus mempersiapkan diri sebaik mungkin. Menjadi keluarga yang diberkati Tuhan perlu adanya kerja sama antar anggota keluarga, ayah sebagai kepala keluarga, ibu dan anak. Saat ini, sudah sangat sulit untuk mengadakan family time. Tuntutan pekerjaan dan jam sekolah anak banyak menyita waktu menyebabkan kesulitan mengatur waktu untuk mengadakan pertemuan keluarga.

Pada hari Minggu (29/9) Gereja Kristus Cibinong mengadakan kegiatan Pertemuan Anak-Orangtua Bersama Guru Sekolah Minggu, dikenal dengan PENABUR mengangkat tema: Keluarga yang Bersekutu dengan Allah. Kegiatan Penabur diselenggarakan setiap setahun sekali. Penabur SMGKC 2019 mengundang sebagai narasumber Susi Rio Panjaitan merupakan Psycho-Educator dari Yayasan Rumah Anak Mandiri

Susi Rio Panjaitan memaparkan keluarga Kristen penting mengadakan family time. Family time bisa dibangun lewat ibadah keluarga, yakni saat teduh bersama ayah, ibu dan anak. Ada banyak manfaat yang diperoleh ketika keluarga komit menjalankan saat teduh bersama dengan jadwal rutin dan teratur. Manfaat minimal yang diperoleh ketika tercipta saat teduh keluaga, yaitu: membangun komunikasi yang sehat dari setiap anggota keluarga dan bisa melihat perkembangan kondisi masing-masing anggota keluarga.

Melalui kegiatan Penabur ini diharapkan seluruh Jemaat Gereja Kristus Cibinong: menyadari pentingnya persekutuan dalam keluarga, mengutamakan dan mengandalkan Tuhan dalam keluarga.

Share

Related posts

Leave a Comment