Susi Rio Panjaitan, M.Si., M.H., C.T

Share

Dengan pengalaman lebih dari 25 tahun dalam bidang perkembangan dan pendampingan anak, sejak tahun 1999 Susi Rio Panjaitan, M.Si., M.H., C.T. telah berkomitmen dalam menangani anak-anak berkebutuhan khusus dengan berbagai kebutuhan, termasuk Autism Spectrum Disorder, Asperger Syndrome, Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD), learning disability, Down syndrome, cerebral palsy, serta anak tunanetra dengan gangguan penyerta.

Melalui perannya sebagai Praktisi Psikologi Anak, Praktisi Hukum Perlindungan Anak, Dosen, Konselor, Assesor, Konsultan Pendidikan Anak, Psikoedukator, Trainer Bersertifikasi dan Terapis Anak Berkebutuhan Khusus, Susi Rio Panjaitan mengamati kompleksitas tantangan yang dihadapi dalam mengasuh, mendidik, mengajar, dan melatih anak. Di samping itu, ia yakin bahwa setiap anak memiliki potensi luar biasa yang perlu dikenali dan dikembangkan dengan dukungan sungguh-sungguh dari orangtua, keluarga, dan lingkungan.

Awalnya, terinspirasi oleh tantangan yang melingkupi kehidupan sosial, pendidikan, dan perkembangan anak-anak dengan dan tanpa kebutuhan khusus, Susi Rio Panjaitan merasa tertarik untuk memberikan bantuan agar mereka dapat tumbuh secara mandiri di masyarakat. Hal ini mendorongnya untuk mendirikan Yayasan Rumah Anak Mandiri.

Sebagai pendiri, ketua, dan pengelola YAYASAN RUMAH ANAK MANDIRI saat ini, Susi Rio Panjaitan telah mengembangkan lembaga ini menjadi penyedia layanan terpadu bagi anak-anak. Ia mengundang orangtua, guru/pendidik, pendamping anak, praktisi anak, dan masyarakat umum untuk berperan aktif dalam memberikan dukungan sesuai dengan kebutuhan anak-anak, dengan harapan mereka dapat berkembang menjadi pribadi yang mandiri dan unggul di masa depan.

Susi Rio Panjaitan sebagai pendiri, ketua, dan pengelola Yayasan Rumah Anak Mandiri, menekankan pentingnya dukungan dari berbagai pihak agar anak dapat berkembang secara optimal sesuai kebutuhannya. Dalam pandangannya, proses pendampingan anak perlu melibatkan kerja sama antara orang tua, guru atau pendidik, pendamping anak, praktisi, serta masyarakat. Kolaborasi ini bertujuan untuk memberikan dukungan yang selaras dan berkesinambungan dalam mendukung perkembangan anak di berbagai aspek, baik kognitif, sosial, emosional, maupun perilaku. Dengan pendekatan tersebut, diharapkan setiap anak dapat memperoleh dukungan yang tepat sesuai kebutuhan individunya.

Share

Related posts

Leave a Comment