Pendidikan Karakter: Etika Media Sosial, SMP Markus II Jakarta

Share

Pada era digital saat ini, penggunaan media sosial sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari para remaja. Namun, tanpa pemahaman yang benar, media sosial dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Karena itu, pendidikan karakter yang menekankan etika bermedia sosial menjadi sangat penting untuk dibangun sejak usia sekolah menengah.

Salah satu bentuk kepedulian dan perhatian SMP Markus II Jakarta terhadap generasi bangsa adalah komitmennya untuk membentuk karakter siswa agar mampu menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab. Melalui kegiatan pembelajaran yang relevan, sekolah ingin menanamkan nilai-nilai seperti kesantunan berkomunikasi, kemampuan memilah informasi, dan rasa hormat terhadap sesama di ruang digital. Siswa diajak memahami bahwa jejak digital adalah cerminan karakter yang mereka bangun.

Kegiatan pendidikan karakter ini dirancang secara interaktif agar siswa dapat terlibat dalam diskusi dan refleksi mengenai perilaku mereka di dunia maya. Melalui contoh kasus dan tanya jawab, siswa memperoleh gambaran nyata tentang risiko, konsekuensi, serta langkah tepat dalam mengelola akun media sosial mereka. Harapannya, siswa mampu menerapkan etika digital dalam kehidupan sehari-hari.

Pada Rabu, 10 Desember 2025, SMP Markus II Jakarta menyelenggarakan kegiatan Pendidikan Karakter dengan topik Etika Bermedia Sosial dan mengundang Susi Rio Panjaitan sebagai narasumber. Kehadiran narasumber memberikan wawasan yang lebih mendalam kepada para siswa mengenai cara bermedia sosial secara sehat, aman, dan bertanggung jawab. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen sekolah dalam membangun generasi yang cerdas dan berkarakter di era digital.

Share

Related posts

Leave a Comment