Tentang Kami

Banyaknya masalah yang membelit kehidupan sosial, pendidikan serta tumbuh kembang anak berkebutuhan khusus (abk) sebagaimana pengalaman Susi Rio Panjaitan, M.Si, C.T. yang telah menangani abk, seperti autism, asperger syndrome, learning disability, hyperactive, down syndrome, cerebral palsy dan anak-anak tunanetra dengan gangguan penyerta maka terbit cita-cita dalam diri Susi Rio untuk membantu mereka agar bertumbuh dan berkembang secara mandiri di tengah-tengah kehidupan sosial dan bermasyarakat, maka didirikanlah Yayasan Rumah Anak Mandiri.

Didirikan pada bulan Desember 2008, sesuai surat Keputusan Menteri Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor : AHU-4978.AH.01.02.Tahun 2008 tanggal 24 Desember 2008.

Pada pertengahan tahun 2011, kiprah YAYASAN RUMAH ANAK MANDIRI dalam kegiatan pendidikan dimulai dengan dibukanya Sekolah Rumah Anak Mandiri. Sekolah khusus untuk anak berkebutuhan khusus, terutama anak-anak dengan autistic spectrum disorder, down syndrome, tunurungu dan anak-anak yang mengalami gangguan perkembangan umum lainnya, antara lain keterlambatan bicara, gangguan belajar, gangguan perilaku (hiperaktif dan hipoaktif).

Seiring berjalannya waktu, kasus permasalahan anak yang datang ke Yayasan Rumah Anak Mandiri bukan saja dari anak-anak berkebutuhan khusus seperti tersebut di atas. Beberapa kasus permasalahan anak dan remaja yang masuk dalam pelayanan konseling dan asesmen di Yayasan Rumah Anak Mandiri antara lain: masalah emosi, penyesuaian diri, perilaku seksual, citra diri yang rendah, akademik, keterlambatan dalam belajar dan kurang motivasi dalam belajar.

Yayasan Rumah Anak Mandiri, merupakan lembaga konsultasi & pelatihan berfokus memberikan pelayanan kepada anak (anak berkebutuhan khusus & non berkebutuhan khusus) dengan melibatkan keluarga (orangtua), guru/pendidik, pendamping anak, praktisi anak berkebutuhan khusus dan masyarakat sebagai stakeholder pendidikan & pengasuhan anak.

Pelayanan yang tersedia:

1. Konsultasi

2. Asesmen

3. Seminar/Workshop/Pelatihan

4. Pengembangan Pendidikan & Potensi Anak
– Musik (keyboard, gitar, dan alat musik pukul lainnya).
– Arts (mewarnai, menggambar, melukis dan handycraft).
– Komputer (microsoft windows: word/excel/power point), photoshop, drawing dengan pentab dan media sosial.
– Belajar akademik (membaca, menulis, berhitung dan mata pelajaran umum).