DIGITAL PARENTING

Oleh: Susi Rio Panjaitan Era ini disebut era digital karena pada era ini hidup manusi didominasi oleh teknologi digital, dimana teknologi digital digunakan secara luas dalam kehidupan sehari-hari. Teknologi digital yang mencakup komputer, internet, smartphone, dan berbagai perangkat elektronik lainnya yang terhubung ke internet, telah mengubah cara orang dalam berkomunikasi, bekerja, belajar, mencari hiburan, dan mengakses informasi. Di era digital, data dan informasi dapat diolah dan disebarkan dengan cepat dan efisien, sehingga mengubah banyak sektor seperti bisnis, pendidikan, kesehatan, hiburan, bahkan politik. Komunikasi juga telah mengalami transformasi besar. Orang dapat…

Read More

PENTINGNYA DUKUNGAN KELUARGA BAGI PERKEMBANGAN ANAK PENYANDANG AUTIS

Oleh: Susi Rio Panjaitan Anak penyandang autis adalah anak yang mengalami gangguan perkembangan neurologis. Gangguan tersebut mempengaruhi interaksi sosial, komunikasi, minat, dan perilaku anak. Perkembangan anak penyandang autis unik dan beragam, tergantung pada tingkat keparahan dan karakteristik masing-masing anak. Pada umumnya, mereka kesulitan dalam memahami norma-norma sosial dan berinteraksi dengan orang lain, dan kurang tertarik pada interaksi sosial atau bermain bersama anak-anak sebaya. Ada anak yang tidak berbicara sama sekali atau mengalami keterlambatan dalam berbicara, kesulitan dalam memahami dan menggunakan bahasa tubuh, ekspresi wajah dan isyarat sosial, suka mengulang kata…

Read More

MENGATASI PERILAKU SELF-DESTRUCTIVE PADA ANAK

Oleh: Susi Rio Panjaitan Pernah melihat anak marah-marah atau menangis sambil menjambak rambutnya sendiri, menggigit tangannya, membenturkan kepalanya ke dinding atau lantai, menghempaskan tubuhnya ke lantai, atau melakukan hal lain yang dapat menyakiti atau melukai dirinya sendiri? Ini adalah salah satu bentuk perilaku self-destructive. Secara sederhana, perilaku self–destructive dapat diartikan sebagai tindakan menyakiti diri sendiri, baik secara fisik, emosional, maupun psikologis, yang dapat merugikan dan membahayakan individu. Meskipun perilaku self destructive lebih sering terlihat pada orang dewasa, anak-anak dan remaja juga dapat menunjukkan tanda-tanda perilaku ini. Misalnya: menggigit atau mencakar…

Read More

MEMBANTU ANAK MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN SOSIAL

Oleh: Susi Rio Panjaitan Manusia adalah mahluk sosial. Secara alamiah manusia butuh berinteraksi, berkomunikasi, dan membentuk hubungan dengan orang lain guna memenuhi kebutuhan fisiologis, psikologis, dan emosionalnya. Dalam proses komunikasi dan interaksi tersebut, individu perlu memiliki keterampilan sosial. Keterampilan sosial merujuk pada suatu kondisi dimana individu mampu berkomunikasi, berinteraksi dan membangun hubungan yang baik dengan orang lain dalam konteks sosial, dengan cara yang dapat diterima oleh masyarakat. Individu yang yang memiliki keterampilan sosial yang baik  cenderung mampu berkomunikasi dengan jelas dan efektif, memahami emosi orang lain, menunjukkan empati, bekerja sama…

Read More

KETIKA ANAK JATUH CINTA

Oleh: Susi Rio Panjaitan Menurut UU Perlindungan Anak sebagaimana tertulis dalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Pasal 1 Ayat (1), anak adalah seseorang yang belum berusia 18 (delapan belas) tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan. Anak adalah individu yang sedang dalam proses pertumbuhan dan perkembangan fisik-motorik, kognitif, bahasa-komunikasi, sosial, emosional, moral-spiritual, dan psikoseksual. Ketika memasuki usia belasan tahun, anak memasuki suatu masa yang dikenal dengan pubertas. Di masa ini, anak mencapai kematangan reproduksi. Terjadi perubahan fisik,…

Read More

MENGATASI PERILAKU BICARA KASAR DAN KOTOR PADA ANAK

Oleh: Susi Rio Panjaitan “Suatu hari datang ke tempat kami sepasang suami istri bersama putri mereka yang berusia sepuluh tahun. Mereka datang dalam upaya mencari nasihat karena mereka mendapat teguran dari sekolah terkait putri mereka itu. Menurut mereka, sekolah sudah kewalahan menghadapi anak itu karena anak itu sangat suka berbicara kotor dan kasar kepada hampir semua orang. Anak-anak lain di sekolah itu mereka tidak nyaman. Akibatnya, orangtua dari anak-anak tersebut mengajukan protes ke sekolah.” Peristiwa dimana perilaku anak dikeluhkan akibat si anak suka berbicara kasar dan kotor bukan hanya terjadi…

Read More

MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN KREATIF PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS SEBAGAI UPAYA MENCAPAI KEMANDIRIAN

Oleh: Susi Rio Panjaitan Keterampilan kreatif merupakan kemampuan individu dalam menghasilkan ide baru, memecahkan masalah dengan cara yang inovatif, atau melahirkan produk tertentu. Untuk memiliki keterampilan kreatif diperlukan kemampuan berpikir kreatif yang tidak biasa (out of the box), daya imajinasi, kemampuan menggabungkan berbagai ide yang berbeda, kemampuan menghadapi tantangan dengan cara yang unik dan efektif, kemampuan berkolaborasi dengan orang lain, fleksibilitas berpikir, kemampuan melihat peluang dalam segala hal, dan kemampuan beradaptasi dengan perubahan situasi atau lingkungan. Dengan keterampilan kreatif dapat dihasilkan banyak hal, antara lain: desain-desain visual yang unik dan…

Read More

MEMBANGUN RESILIENSI ANAK

Oleh: Susi Rio Panjaitan Bram adalah anak tunggal dari pasangan profesional yang sukses dan sibuk. Orangtuanya memfasilitasinya dengan perangkat elektronik yang lengkap dan akses tak terbatas ke internet. Ia menghabiskan sebagian besar waktunya di depan layar, terpaku pada permainan video dan media sosial. Karena nyaris tidak bergerak dan senang makan ketika di depan layar, tubuh Bram menjadi gendut. Kesibukan kedua orangtua Bram membuatnya nyaris tidak pernah didampingi saat berselancar di dunia digital. Bram tenggelam dalam dunia digital yang cepat berubah dan sangat kompleks. Ia tidak memiliki cukup kemampuan untuk memilih…

Read More

MENGEMBANGKAN KEMANDIRIAN PADA ANAK

Oleh: Susi Rio Panjaitan Kemandirian adalah kemampuan individu dalam mengelola kehidupannya sendiri dengan efektif, bertindak, membuat keputusan, dan mengatasi tantangan, dengan mengandalkan keterampilan, pengetahuan, dan sumber daya diri sendiri dalam kehidupan sehari-hari. Kemandirian dapat dipandang sebagai suatu keterampilan hidup yang sangat penting. Dengan memiliki kemandirian, individu dapat berfungsi secara efektif, dan mencapai otonomi pribadi, serta dapat meraih keberhasilan dalam kehidupan. Kemandirian adalah keterampilan hidup yang dapat dikembangkan dan diperkuat seiring waktu melalui proses pembelajaran, latihan, pendidikan, dan pengalaman. Pada anak, kemandirian membuatnya mampu bertindak, membuat keputusan, dan mengelola dirinya sendiri…

Read More

MEMAHAMI DAN MENGATASI PERILAKU MENCURI PADA ANAK

Oleh: Susi Rio Panjaitan Perilaku anak mencakup berbagai tindakan, respons, dan interaksi yang ditampilkan oleh anak dalam berbagai situasi. Perilaku anak dipengaruhi oleh faktor perkembangan anak, baik dalam aspek perkembangan fisik, emosional, sosial, dan kognitif. Selain itu, pengalaman, lingkungan, dan pengaruh orang dewasa di sekitar anak juga mempengaruhi perilaku anak. Perilaku anak akan berdampak kepada dirinya sendiri dan orang lain.  Berdasarkan standar atau norma-norma sosial yang berlaku dalam masyarakat, perilaku dikelompokkan dalam dua bentuk, yakni perilaku positif dan negatif. Perilaku positif adalah tindakan atau respons yang dianggap baik, bermanfaat, dan…

Read More