Pelayanan Pendidikan dan Psikososial Pascabencana: Kolaborasi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya dan Caritas Indonesia, 3-15 Januari 2026

Share

Sabtu (17/1/2026)

Dalam rangka mendukung proses pemulihan masyarakat terdampak bencana di Tapanuli Tengah, Tim Kolaborasi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya dan Caritas Indonesia melaksanakan rangkaian kegiatan pendampingan secara berkelanjutan.

Periode 3–15 Januari 2026 merupakan salah satu bagian dari rangkaian kegiatan tersebut. Pada periode ini, Susi Rio Panjaitan terlibat sebagai bagian dari tim, sementara kegiatan pada periode sebelum dan sesudahnya tetap dilanjutkan oleh tim kolaborasi sesuai dengan penugasan.

Pada periode tersebut, kegiatan yang dilaksanakan meliputi:

  1. Pendampingan kegiatan belajar anak pengungsi
    Pendampingan kegiatan belajar bagi anak-anak pengungsi di Desa Kebun Pisang, Tapanuli Tengah, yang dilaksanakan pada sore hari untuk membantu menjaga keberlanjutan proses belajar anak di tengah kondisi pengungsian.

  2. Pelaksanaan pembelajaran PAUD di pengungsian
    Pelaksanaan kegiatan pembelajaran bagi anak-anak PAUD di lokasi pengungsian Desa Kebun Pisang, Kecamatan Badiri, Tapanuli Tengah, melalui pendekatan bermain dan belajar yang mendukung tumbuh kembang serta rasa aman anak.

  3. Aktivitas psikososial bagi siswa SD
    Pada Rabu, 14 Januari 2026, Tim Dukungan Kesehatan Jiwa dan Psikososial melaksanakan aktivitas psikososial bagi siswa kelas 5 SD St. Fransiskus, Pandan, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Kegiatan ini bertujuan membantu anak-anak memproses pengalaman pascabencana serta memperkuat ketahanan psikososial mereka. Ibu Susi Rio Panjaitan merupakan salah satu anggota tim pada kegiatan ini.

  4. Penyampaian hasil analisis psikososial siswa SMA
    Pada Rabu, 14 Januari 2026, dilakukan penyampaian hasil Analisis Aktivitas Psikososial Siswa/i SMA St. Fransiskus kepada kepala sekolah dan para guru, disertai rekomendasi sebagai bahan pendampingan lanjutan di lingkungan sekolah.

  5. Penguatan bagi pendidik pada Sekolah Darurat
    Pemberian penguatan kepada para guru di SD Negeri Pagaranhonas yang menyelenggarakan Sekolah Darurat di lokasi pengungsian, guna mendukung pelaksanaan pembelajaran yang aman, inklusif, dan responsif terhadap kondisi anak.

Catatan:
Rangkaian kegiatan dilaksanakan secara berkelanjutan oleh Tim Kolaborasi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya dan Caritas Indonesia. Tanggal yang dicantumkan merujuk pada pelaksanaan beberapa kegiatan utama pada periode 3–15 Januari 2026 yang tercatat dalam dokumentasi pribadi Ibu Susi Rio Panjaitan. Dokumentasi kegiatan secara keseluruhan dikelola oleh Tim Kolaborasi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya dan Caritas Indonesia.

Melalui keterlibatan dalam rangkaian kegiatan ini, diharapkan anak-anak, pendidik, dan komunitas terdampak bencana di Tapanuli Tengah dapat memperoleh dukungan yang holistik, baik secara pendidikan maupun psikososial sebagai bagian dari proses pemulihan bersama.

Share

Related posts

Leave a Comment