Oleh: Susi Rio Panjaitan Anak adalah individu yang sedang dalam proses perkembangan di semua aspek. Dalam proses kehidupan tersebut, anak menghadapi berbagai masalah, misalnya: masalah dengan teman sebaya, masalah keluarga, masalah sekolah dan belajar, perundungan (bullying). Teknologi digital turut andil dalam memunculkan berbagai permasalahan pada anak. Karena anak sedang dalam proses pertumbuhan dan perkembangan, maka kemampuan anak dalam memahami dan mengatasi berbagai permasalahan masih sangat terbatas. Apabila masalah yang dihadapi anak tidak segera diselesaikan, maka dapat mengganggu perkembangan anak, pergaulan anak, mengganggu kesehatan fisik anak dan bahkan dapat membuat anak…
Read MoreCategory: Artikel
PERAN ORANGTUA BAGI PERKEMBANGAN ANAK PENYANDANG AUTIS
Oleh: Susi Rio Panjaitan Anak penyandang autis adalah kelompok anak dengan keunikan dalam cara berpikir, berperilaku, berkomunikasi, bersosialisasi, serta dalam mengekspresikan keinginan dan emosinya. Dalam penjelasan Pasal 4 Ayat (1) Huruf (b) Undang-undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas dikatakan bahwa autis adalah disabilitas perkembangan yang berpengaruh pada kemampuan interaksi sosial. Walaupun sulit untuk mengetahui secara pasti berapa jumlah anak penyandang autis di Indonesia, diduga kuat jumlah anak yang menyandang autis dari tahun ke tahun bertambah banyak. Sebagaimana halnya anak-anak yang tidak menyandang autis, anak-anak penyandang autis juga cerdas…
Read MoreTERAPI KETERAMPILAN SOSIAL UNTUK ANAK PENYANDANG AUTIS
Oleh: Susi Rio Panjaitan Salah satu kondisi yang khas pada anak penyandang autis adalah mengalami hambatan dalam interaksi sosial. Tingkat kesulitannya bisa sangat parah atau relatif ringan. Misalnya: sulit melakukan kontak mata; sulit bertanya dan menjawab pertanyaan dengan benar; sulit menggunakan kata tolong, maaf, permisi dan terima kasih dengan tepat; tidak mampu memahami pikiran, perasaan orang lain; tidak mampu merespons dengan tepat; dan tidak mampu memahami orang lain melalui mengamati nada suara, ekspresi wajah, dan bahasa tubuh orang tersebut. Hal ini dapat menyebabkan mereka membuat kesalahan sosial yang mengakibatkan berbagai…
Read MorePENDIDIKAN INFORMAL BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK)
Oleh: Susi Rio Panjaitan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) adalah anak yang karena hambatan atau kondisi tertentu, membutuhkan berbagai kebutuhan yang unik dan berbeda dari anak yang tidak menyandang kebutuhan khusus. Kebutuhan itu bisa berupa kebutuhan yang sama dengan kebutuhan anak lain yang non-ABK tetapi porsinya berbeda, atau kebutuhan lain yang tidak dibutuhkan oleh anak lain. Contoh : Semua anak membutuhkan bimbingan untuk dapat menguasai keterampilan bina diri, seperti mandi, buang air kecil (BAK), buang air besar (BAB), atau menggosak gigi. Walaupun membutuhkan bimbingan, bimbingan yang dibutuhkan anak non-ABK tidak terlalu…
Read MoreMENGAJAR ANAK BERTANGGUNG JAWAB
Oleh: Susi Rio Panjaitan Dalam dunia ini banyak terjadi kekacauan karena banyak orang yang tidak bertanggung jawab, baik itu di level berbangsa dan bernegara, bermasyarakat dan dalam kehidupan keluarga. Banyak juga orang yang hidupnya menjadi berantakan karena tidak bertanggung jawab. Ia tidak bertanggung jawab sebagai seorang pelajar, tidak bertanggung jawab sebagai seorang anak, tidak bertanggung jawab sebagai seorang karyawan, tidak bertanggung jawab sebagai orangtua, tidak bertanggung jawab sebagai seorang istri/suami, dan lain sebagainya. Padahal, setiap orang, di sepanjang hidupnya, memiliki berbagai peran, dan dalam setiap peran itu ada tanggung jawab.…
Read MoreTERAPI MUSIK UNTUK ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK)
Oleh: Susi Rio Panjaitan Musik memiliki dampak psikologis yang kuat terhadap individu. Berbagai jenis musik dapat memengaruhi suasana hati seseorang secara signifikan, dan membantu orang menggali lebih dalam kesadaran mereka untuk memroses berbagai macam emosi. Musik juga dapat membangkitkan berbagai perasaan. Musik memengaruhi otak dengan sangat kompleks. Semua aspek musik seperti nada, tempo, dan melodi dapat diproses oleh otak. Setiap orang memiliki kemampuan untuk merespon musik, itulah sebabnya musik dipakai oleh banyak orang sebagai terapi psikologis. Terapi musik adalah psikoterapi yang dilakukan dengan menggunakan musik untuk membantu individu mengatasi berbagai…
Read MorePENDIDIKAN SEKS UNTUK BALITA
Oleh: Susi Rio Panjaitan Anak yang berusia di bawah lima tahun atau yang dikenal dengan sebutan balita adalah kelompok anak yang sedang berkembang dalam aspek fisik-motorik, kognitif, sosio-emosional, moral-spiritual, dan psikoseksual. Hal khas pada balita di era digital ini adalah mereka sangat cerdas; memiliki rasa ingin tahu yang sangat tinggi; dan sangat terampil menggunakan teknologi, terutama yang terkait dengan elektronik seperti HP, laptop dan komputer. Karena mereka sedang dalam proses perkembangan, maka kemampuan mereka dalam banyak hal terbatas. Itulah sebabnya mereka memiliki kecenderungan berbuat salah dan sangat rentan menjadi korban.…
Read MoreMENJADI TERAPIS BAGI ANAK SENDIRI
Oleh: Susi Rio Panjaitan Setelah mendapatkan diagnosa “berkebutuhan khusus”, misalnya autis, ADHD (attention deficit hyperactivity disorder), atau jenis lainnya dari ahli yang berwenang, penanganan terhadap hambatan yang dialami anak menjadi suatu keharusan. Biasanya, ada beberapa rekomendasi yang diberikan oleh ahli, misalnya terapi obat-obatan, terapi wicara dan komunikasi, terapi perilaku, intervensi pendidikan, terapi okupasi, terapi sensori integritas, dan lain-lain. Jenis terapi yang dipilih tentu harus sesuai dengan kondisi dan kebutuhan anak. Setiap bentuk terapi yang dipilih harus dilakukan dengan konsisten sesuai dengan arahan ahli pendamping agar berdampak signifikan terhadap perkembangan anak.…
Read MorePenting Mengajarkan Tata Krama Sejak Dini kepada Anak.
Merujuk tonggak perkembangan (developmental milestones) banyak aspek perkembangan anak yang berkembang secara alami. Namun untuk perkembangan perilaku, sebagai salah satu faktor yang memengaruhi keterampilan sosial anak membutuhkan bantuan orangtua (orang dewasa) agar pertumbuhan dan perkembangannya baik. Anak memiliki perilaku baik merupakan hasil didikan, dimana ada proses anak diajar dan dilatih sejak dini sehingga dia akan dapat terus mengembangkannya seiring bertambahnya usia.
Read MoreKETIKA ANAK BERKONFLIK DENGAN HUKUM
Oleh: Susi Rio Panjaitan Akhir-akhir ini Indonesia digegerkan dengan peristiwa-peristiwa hukum dimana anak terbukti sebagai pelaku. Ini adalah bukti bahwa masalah anak berkonflik dengan hukum tidak bisa dianggap sepele. Selain jumlahnya semakin meningkat, bentuk tindak pidana yang dilakukan oleh anak juga sudah semakin beragam, bahkan melakukan tindakan yang selama ini dirasa tak mungkin dilakukan oleh seorang anak. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, dalam Pasal 1 Ayat (3) menjelaskan bahwa anak yang berkonflik dengan hukum adalah anak yang telah berumur 12 (dua belas) tahun,…
Read More