MENGATASI PERILAKU AGRESIF PADA ANAK

Oleh: Susi Rio Panjaitan Beberapa waktu yang lalu, dalam suatu kegiatan parenting di sebuah sekolah, seorang ibu menghampiri saya. Beliau mengatakan bahwa putera beliau (kelas 5 SD) berperilaku agresif di kelas. Akibatnya, seorang teman sekelasnya mengalami memar. Orangtua dari anak yang memar tersebut tidak terima dan protes kepada pihak sekolah.   Perilaku agresif pada anak adalah perilaku di mana anak memiliki kecenderungan untuk melakukan tidak kekerasan kepada orang lain, seperti memukul, mendorong, menampar, menjambak, menendang, mencakar, mencubit, menggigit, meludahi, melempar, dan membanting. Perilaku agresif adalah perilaku berbahaya karena menimbulkan rasa…

Read More

MEMBANGUN RESILIENSI ANAK

Oleh: Susi Rio Panjaitan Bram adalah anak tunggal dari pasangan profesional yang sukses dan sibuk. Orangtuanya memfasilitasinya dengan perangkat elektronik yang lengkap dan akses tak terbatas ke internet. Ia menghabiskan sebagian besar waktunya di depan layar, terpaku pada permainan video dan media sosial. Karena nyaris tidak bergerak dan senang makan ketika di depan layar, tubuh Bram menjadi gendut. Kesibukan kedua orangtua Bram membuatnya nyaris tidak pernah didampingi saat berselancar di dunia digital. Bram tenggelam dalam dunia digital yang cepat berubah dan sangat kompleks. Ia tidak memiliki cukup kemampuan untuk memilih…

Read More

MENGEMBANGKAN KEMANDIRIAN PADA ANAK

Oleh: Susi Rio Panjaitan Kemandirian adalah kemampuan individu dalam mengelola kehidupannya sendiri dengan efektif, bertindak, membuat keputusan, dan mengatasi tantangan, dengan mengandalkan keterampilan, pengetahuan, dan sumber daya diri sendiri dalam kehidupan sehari-hari. Kemandirian dapat dipandang sebagai suatu keterampilan hidup yang sangat penting. Dengan memiliki kemandirian, individu dapat berfungsi secara efektif, dan mencapai otonomi pribadi, serta dapat meraih keberhasilan dalam kehidupan. Kemandirian adalah keterampilan hidup yang dapat dikembangkan dan diperkuat seiring waktu melalui proses pembelajaran, latihan, pendidikan, dan pengalaman. Pada anak, kemandirian membuatnya mampu bertindak, membuat keputusan, dan mengelola dirinya sendiri…

Read More

MEMAHAMI DAN MENGATASI PERILAKU MENCURI PADA ANAK

Oleh: Susi Rio Panjaitan Perilaku anak mencakup berbagai tindakan, respons, dan interaksi yang ditampilkan oleh anak dalam berbagai situasi. Perilaku anak dipengaruhi oleh faktor perkembangan anak, baik dalam aspek perkembangan fisik, emosional, sosial, dan kognitif. Selain itu, pengalaman, lingkungan, dan pengaruh orang dewasa di sekitar anak juga mempengaruhi perilaku anak. Perilaku anak akan berdampak kepada dirinya sendiri dan orang lain.  Berdasarkan standar atau norma-norma sosial yang berlaku dalam masyarakat, perilaku dikelompokkan dalam dua bentuk, yakni perilaku positif dan negatif. Perilaku positif adalah tindakan atau respons yang dianggap baik, bermanfaat, dan…

Read More

MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN MENYELESAIKAN MASALAH PADA ANAK ADHD

Oleh: Susi Rio Panjaitan ADHD, atau Attention Deficit Hyperactivity Disorder adalah gangguan neurobiologis yang memengaruhi kemampuan individu dalam memperhatikan, mengendalikan impuls, dan mengatur tingkah laku. Orang dengan ADHD tidak hanya sulit berkonsentrasi atau hiperaktif, tetapi mereka juga sering memiliki kesulitan dalam mengorganisir tugas-tugas, mempertahankan perhatian terhadap hal-hal yang detail, atau menyelesaikan pekerjaan. Gejalanya bervariasi pada masing-masing individu dan dapat mempengaruhi kehidupan sehari-hari, baik di rumah, sekolah, atau tempat kerja. Meskipun penyebab pasti ADHD tidak sepenuhnya dipahami, faktor-faktor genetik dan lingkungan diyakini memainkan peran. Diagnosis biasanya dilakukan oleh profesional kesehatan mental…

Read More

PENTINGNYA MENGENALI GAYA BELAJAR ANAK

Oleh: Susi Rio Panjaitan Gaya belajar anak mengacu pada cara anak dalam menangkap, memroses dan memahami informasi. Secara umum, terdapat tiga jenis gaya belajar, yakni visual, auditori, dan kinestetik. Anak-anak dengan gaya belajar visual lebih suka menggunakan gambar, diagram, dan grafik untuk memahami konsep. Mereka cenderung membutuhkan gambar atau papan tulis untuk memudahkan mereka memahami informasi. Anak-anak dengan gaya belajar auditori lebih suka belajar melalui pendengaran. Mereka bisa lebih baik memahami materi dengan mendengarkan penjelasan, diskusi, atau rekaman audio. Anak-anak dengan gaya belajar kinestetik belajar lebih mudah belajar melalui tindakan…

Read More

MEMAHAMI BAHASA KASIH ANAK

Oleh: Susi Rio Panjaitan Bahasa kasih adalah cara yang digunakan individu dalam mengekspresikan perasaan cinta, kepedulian, dan penghargaan terhadap orang lain, baik melalui tindakan, kata-kata, maupun sikap. Bahasa kasih dapat berupa pemberian perhatian, dukungan, pengertian, dan bantuan bahkan pengorbanan tanpa mengharapkan imbalan. Dalam bahasa kasih, empati, kesabaran, kerendahan hati, dan kemurahan hati diutamakan. Bahasa kasih menciptakan ikatan emosional yang kuat dan memperkuat hubungan antar individu, serta mendorong kebaikan, kedamaian, dan kebahagiaan bersama. Bahasa kasih tidak hanya terbatas pada hubungan romantis, tetapi juga terjadi dalam hubungan antara orangtua dan anak, saudara,…

Read More

PENDIDIKAN LITERASI DIGITAL UNTUK ANAK

Oleh: Susi Rio Panjaitan Digital adalah suatu istilah yang dipakai untuk merujuk pada penggunaan teknologi yang menggunakan sinyal atau data yang diwakili dalam bentuk angka-angka diskrit, biasanya dalam format biner (0 dan 1). Ini berlawanan dengan bentuk analog, dimana data direpresentasikan dalam bentuk kontinu, seperti gelombang suara atau sinyal listrik yang berubah secara terus-menerus. Dalam konteks modern, kata “digital” sering diartikan pada teknologi informasi dan komunikasi yang berbasis pada komputer dan pengolahan data dalam bentuk biner. Ini meliputi komputer dan perangkat kerasnya, perangkat lunak, internet, perangkat mobile, media digital seperti…

Read More

LAYANAN DUKUNGAN BAGI ORANGTUA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS

Oleh: Susi Rio Panjaitan Anak berkebutuhan khusus adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan anak yang memiliki kebutuhan yang berbeda dari anak-anak lain untuk dapat hidup, bertumbuh dan berkembang, berkarya dan hidup mandiri. Kebutuhan khusus ini biasanya disebabkan oleh berbagai kondisi, seperti kondisi medis, keterbatasan fisik, atau gangguan perkembangan. Misalnya: cerebral palsy (CP), down syndrome (DS), autism spectrum disorder (ASD), attention deficit hyperactivity disorder (ADHD), epilepsi, tunanetra, tunarungu, tunawicara, disleksia, diskalkulia, dan disgrafia. Sebagaimana halnya anak-anak lain yang tidak menyandang kebutuhan khusus, anak-anak berkebutuhan khusus dapat berkembang dengan baik dan mencapai…

Read More

STRATEGI MENCEGAH ANAK MENJADI KORBAN DAN PELAKU BULLYING

Oleh: Susi Rio Panjaitan Bullying yang dalam bahasa Indonesia dikenal dengan istilah perundungan merupakan suatu perilaku agresif yang dilakukan secara berulang-ulang dan disengaja oleh satu individu atau sekelompok individu terhadap orang lain yang lebih lemah atau rentan secara fisik, kognitif, emosional, atau sosial. Bullying yang sering dilakukan terdari berbagai bentuk, antara lain: 1) Fisik – Bullying dalam bentuk ini melibatkan penggunaan kekerasan fisik atau kekuatan untuk menyakiti atau mengintimidasi korban. Misalnya: pukulan, tendangan, menendang barang-barang korban, atau tindakan fisik lainnya yang merugikan korban. 2) Verbal – Bullying dalam bentuk verbal…

Read More