Kenali Kesal
Kadang kita merasa kesal.
Kesal itu saat hati kita tidak senang, karena ada hal yang tidak kita suka atau tidak seperti yang kita mau.
Kapan Kita Bisa Kesal
Kesal bisa datang kapan saja.
Misalnya:
- Teman ambil pensil tanpa bilang dulu.
- Adik meminjam mainan terus.
- Kakak tidak mau gantian nonton.
- Mama atau Papa tidak membolehkan main lama.
- Kita sudah menggambar lama, tapi hasilnya jelek atau robek.
Saat Kesal, Badan Jadi Tidak Enak
Kalau sedang kesal, badan kita jadi tidak enak.
Wajah bisa cemberut, tangan mengepal, kaki mengentak ke lantai.
Kadang kita ingin berteriak atau memukul.
Itu tanda kalau kita sedang kesal
Kalau Memukul, Apa yang Terjadi?
Kalau kita memukul, orang lain bisa sakit, menangis, atau menjauh dari kita.
Lalu suasana jadi tidak enak, teman tidak mau main, Mama bisa marah, dan hati kita jadi makin sedih.
Semua jadi lebih sulit diperbaiki.
Anak Pintar Tahu Cara yang Lebih Baik
Kalau sedang kesal, kita bisa:
1. Tarik napas pelan-pelan.
2. Diam sebentar supaya tenang.
3. Bilang dengan kata yang sopan.
Contoh Bicara Baik-baik
“Aku kesal kalau adik tidak mau gantian.”
“Aku ingin main dulu sebentar, nanti aku kasih lagi, ya.”
“Aku sedih kalau Mama tidak membolehkan aku main, tapi aku akan patuh.”
Tangan Kita untuk Hal Baik
Kalau kita bicara baik-baik, semua bisa baik lagi tanpa pukul dan tanpa tangis.
Tangan kita dibuat untuk menolong, menyapa, dan bermain bersama,
bukan untuk memukul.
Ayo Ingat!
Kesal itu boleh, tapi jangan sampai menyakiti orang lain.
Kalau kesal, tarik napas, diam sebentar, lalu bicara baik-baik.
Anak pintar tahu cara menenangkan diri, bukan memukul dengan tangan.
(/TR)
