Oleh: Susi Rio Panjaitan Bahasa bukan sekadar rangkaian kata, melainkan jembatan hati yang menghubungkan orang tua dan anak. Sejak bayi pertama kali mendengar suara ayah dan ibunya, bahasa menjadi suara kehidupan yang menumbuhkan rasa aman, kasih, dan keterikatan emosional. Setiap kata yang diucapkan orang tua, baik lembut maupun keras, akan membekas dalam ingatan anak, dan membentuk persepsi mereka terhadap diri sendiri, orang lain, bahkan dunia di sekitarnya. Saat orang tua berbicara dengan penuh kasih, anak belajar bahwa dirinya berharga dan dicintai. Sebaliknya, jika bahasa yang diterima penuh amarah atau merendahkan,…
Read MoreCategory: Artikel
DI BALIK DIAMNYA ANAK AUTIS, ADA DUNIA YANG INGIN DIMENGERTI
Oleh: Susi Rio Panjaitan Anak autis adalah anak yang terlahir dengan cara berpikir, merasa, dan berinteraksi yang berbeda dari kebanyakan orang. Mereka berkomunikasi dengan cara unik. Ada yang sulit bicara, ada juga yang bisa bicara dengan lancar tetapi berbeda caranya. Anak autis juga menyukai rutinitas dan merasa nyaman jika segala sesuatu teratur. Pada umumnya, anak autis memiliki minat khusus yang sangat mendalam, misalnya pada angka, musik, atau benda tertentu. Kadang mereka lebih sensitif terhadap suara, cahaya, sentuhan, atau justru kurang peka dibanding anak lain. Hal penting yang harus dipahami adalah…
Read MoreANAK HEBAT, INDONESIA KUAT MENUJU INDONESIA EMAS 2045
Oleh: Susi Rio Panjaitan “Anak Hebat, Indonesia Kuat menuju Indonesia Emas 2045” adalah slogan atau semangat nasional yang mengandung makna motivasional dan visi jangka panjang. “Anak Hebat” menggambarkan anak-anak Indonesia yang cerdas secara intelektual, emosional dan spiritual; sehat jasmani dan rohani; berkarakter baik (jujur, disiplin, bertanggung jawab); serta kreatif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. “Indonesia Kuat” maknanya adalah: jika anak-anak (generasi muda) hebat, maka masa depan Indonesia akan kuat, tangguh, dan maju. Kekuatan bangsa terletak pada kualitas sumber daya manusianya, terutama generasi mudanya. “Menuju Indonesia Emas 2045” mengacu…
Read MoreWASPADAI LOVE SCAMMING PADA ANAK
Oleh: Susi Rio Panjaitan Love scamming marak terjadi. Dalam bahasa Indonesia love scamming dapat diartikan sebagai tindakan manipulasi atau penipuan yang berkedok cinta guna mendapatkan keuntungan atau uang. Love scamming merupakan salah satu modus dalam cybercrime, yakni tindak pidana (kejahatan) yang dilakukan dengan menggunakan komputer dan internet. Di era digital ini, di mana semua kelompok usia lekat dengan gawai dan internet, love scamming tidak hanya terjadi pada orang dewasa, tetapi juga anak-anak, terutama yang aktif di media sosial atau platform digital. Love scamming pada anak (baik anak sebagai pelaku maupun…
Read MoreMEMBANGUN RESILIENSI ANAK SEJAK DINI
Oleh: Susi Rio Panjaitan Resiliensi (daya lenting psikologis) pada anak adalah kemampuan anak untuk bertahan, bangkit kembali, dan menyesuaikan diri secara positif ketika menghadapi tekanan, kesulitan, kegagalan, atau perubahan hidup. Anak yang memiliki resilien mampu menghadapi tantangan dengan mental yang kuat, emosi yang stabil, dan sikap yang optimis, meskipun berada dalam situasi yang sulit. Ia memiliki rasa percaya diri dan tahu bahwa ia mampu mengatasi masalah; berpikir positif dan tidak mudah menyerah saat gagal; fleksibel dan mudah menyesuaikan diri dengan situasi baru; mampu mengatur emosi dan menenangkan diri saat stres;…
Read MorePENTINGNYA KONSISTENSI POLA ASUH TERHADAP ANAK AUTIS
Oleh: Susi Rio Panjaitan Sebagaimana halnya anak-anak lain yang tidak menyandang autisme, agar dapat bertumbuh dan berkembang dengan optimal, anak autis harus diasuh secara efektif. Yang menjadi pertanyaan adalah “bagaimana pola asuh yang efektif untuk diterapkan kepada anak autis?” Agar dapat menerapkan pola asuh yang efektif terhadap anak autis dibutuhkan konsistensi. Anak autis cenderung merespons dengan cara yang berbeda, termasuk dalam memahami bahasa, emosi, dan perubahan lingkungan. Anak autis cenderung lebih mudah memahami aturan dan arahan yang berbentuk pola. Misalnya: bangun tidur langsung mandi, setelah mandi sarapan, setelah sarapan berangkat…
Read MoreMENUMBUHKEMBANGKAN MINAT BACA PADA ANAK
Oleh: Susi Rio Panjaitan Radio Republik Indonesia (RRI) dalam salah satu lamannya mengatakan: “Minat membaca buku di Indonesia dinilai masih sangat rendah. Faktanya UNESCO menyebut Indeks minat baca masyarakat Indonesia hanya diangka 0,001% atau dari 1,000 orang Indonesia, cuma 1 orang yang rajin membaca. Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo) dalam laman resminya juga pernah merilis hasil Riset bertajuk World’s Most Literate Nations Ranked yang dilakukan oleh Central Connecticut State Univesity pada Maret 2016 lalu, Indonesia dinyatakan menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara soal minat membaca, persis berada di…
Read MoreMENGHADAPI PERUBAHAN FISIK DAN EMOSI PADA REMAJA AUTIS
Oleh: Susi Rio Panjaitan Remaja autis maksudnya anak dengan autism spectrum disorder (ASD), yang berusia sekitar 13-19 tahun. Autism Spectrum Disorder (ASD) atau yang sering disebut autis, adalah suatu kondisi perkembangan neurologis yang memengaruhi cara individu berkomunikasi, berinteraksi sosial, dan berperilaku. Masa remaja dikenal sebagai periode transisi, di mana terjadi banyak perubahan besar, baik secara fisik, emosional, sosial, maupun kognitif. Dalam psikologi, perkembangan remaja sering dikaitkan dengan teori Erik Erikson, terutama tahap Identity vs Role Confusion (Identitas vs Kebingungan Peran). Di tahap ini, remaja berusaha menemukan siapa diri mereka, nilai-nilai…
Read MoreMENGATASI TANTANGAN SENSORI PADA ANAK AUTIS
Oleh: Susi Rio Panjaitan Anak autis adalah anak dengan spektrum autisme (Autism Spectrum Disorder/ASD), yaitu suatu kondisi perkembangan saraf yang memengaruhi cara anak berkomunikasi, berinteraksi sosial, serta berperilaku. Anak autis menghadapi beragam tantangan. Tantangan tersebut biasanya berbeda antara anak yang satu dengan anak yang lain. Salah satu tantangan yang biasanya dihadapi oleh anak autis adalah tantangan sensorik. Tantangan sensorik adalah suatu kondisi di mana individu kesulitan dalam menerima, mengolah, dan merespons informasi dari pancaindra (seperti sentuhan, suara, cahaya, gerakan, rasa, dan bau) dengan cara yang sesuai atau nyaman. Ini biasanya…
Read MoreWASPADAI KEMESRAAN YANG TIDAK WAJAR ANTARA ANAK DAN CHATGPT
Oleh: Susi Rio Panjaitan ChatGPT adalah singkatan dari “Chat Generative Pre-trained Transformer“, yaitu sebuah kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang bisa berbicara atau mengobrol dengan manusia lewat teks. ChatGPT seperti asisten virtual yang pintar, bisa diajak ngobrol, tanya jawab, belajar, bahkan menulis atau menerjemahkan sesuatu. Akan tetapi, ChatGPT bukan manusia. Ia hanya program komputer yang sangat canggih. ChatGPT dapat menjawab pertanyaan (seperti Google, tetapi dalam bentuk percakapan); menulis cerita, puisi, artikel; membantu belajar (matematika, sains, sejarah, dan lain-lain); menyusun email atau tugas sekolah; menerjemahkan bahasa; dan membantu berpikir kreatif. ChatGPT dibuat…
Read More