Minggu (9/3/2025) Resiliensi adalah kemampuan seseorang untuk bertahan, beradaptasi, dan bangkit kembali dari tantangan atau kesulitan dalam kehidupan. Dalam dunia pendidikan dan pelayanan anak, resiliensi sangat penting agar pendidik atau pembimbing mampu menghadapi berbagai situasi dengan ketenangan dan sikap yang positif. Tekanan emosional, tuntutan tugas, serta dinamika dalam membimbing anak sering kali menjadi tantangan yang memerlukan ketahanan mental dan emosi yang kuat. Dengan membangun resiliensi, para pendidik dapat terus menjalankan peran mereka dengan penuh semangat dan ketulusan.
Read MoreDiskusi: Kekerasan & Perlindungan terhadap Anak, KGP Minahasa Jakarta
Minggu (9/3/2025) Anak adalah individu yang belum mencapai usia 18 tahun, termasuk yang masih dalam kandungan. Definisi ini tercantum dalam Pasal 1 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Pada tahap ini, anak memerlukan perhatian khusus untuk memastikan pertumbuhan dan perkembangan yang optimal.
Read MoreMELATIH ANAK MANAJEMEN WAKTU
Oleh: Susi Rio Panjaitan Di suatu sekolah, saya melihat pengumuman yang isinya kira-kira begini: “Dilarang mengantarkan PR, buku catatan, buku teks, agenda, dan perlengkapan belajar lainnya!” Apa yang ada di benak Anda jika membaca tulisan seperti ini di papan pengumuman sekolah? Ketika saya membaca tulisan itu, sesaat saya tercenung dan berpikir ada apa gerangan. Dengan tanpa mengkofirmasi kepada pihak sekolah, saya berasumsi bahwa ini adalah upaya preventif sekolah agar murid-murid di sekolah itu selalu membawa semua perlengkapan belajar atau pernah ada orang tua yang datang ke sekolah untuk mengantarkan…
Read MoreMELATIH ANAK BIJAK BERKATA DI DUNIA NYATA DAN MAYA
Oleh: Susi Rio Panjaitan Akhir-akhir ini semakin banyak timbul masalah akibat ketidakmampuan anak berkata bijak, baik di dunia nyata maupun di dunia maya. Bahkan, tidak sedikit yang berhadapan dengan hukum karena hal ini. Kemampuan untuk berkata bijak, baik di dunia nyata maupun maya sangat penting karena dapat menciptakan komunikasi yang baik, membuat orang lain merasa dihargai, dan mencegah terjadinya konflik. Sebaliknya, jika anak tidak dapat berkata bijak di dunia nyata maupun maya, maka akan menimbulkan dampak negatif, baik bagi dirinya sendiri maupun orang lain. Mengejek, mencaci maki, berkata bohong, ujaran…
Read MoreSeminar Siswa: Remaja & ITE (Informasi & Transaksi Elektronik), St. Johannes Berchmans School, PIK Jakarta
Selasa (4/3/2025) Remaja adalah generasi penerus yang tumbuh di era digital, di mana teknologi dan internet menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Mereka menggunakan media sosial, aplikasi perbankan, dan berbagai platform online untuk berkomunikasi, belajar, hingga bertransaksi. Namun, tanpa pemahaman yang baik tentang Informasi & Transaksi Elektronik (ITE), remaja bisa terjebak dalam risiko seperti penipuan online, pencurian data pribadi, atau penyebaran informasi yang tidak benar. Oleh karena itu, edukasi mengenai ITE sangat penting untuk melindungi mereka dan membekali mereka dengan pengetahuan yang dapat membantu dalam kehidupan digital yang lebih aman dan…
Read MorePendidikan Seks untuk Anak, Komunitas Onesimus
Selasa (4/3/2025) Pendidikan seks untuk anak adalah bagian penting dari tumbuh kembang mereka yang sehat. Pendidikan ini bukan hanya tentang mengenalkan anatomi tubuh, tetapi juga mengajarkan batasan diri, rasa hormat, dan bagaimana melindungi diri dari tindakan yang tidak pantas. Dengan pemahaman yang baik, anak-anak dapat tumbuh dengan kesadaran akan hak mereka sendiri serta memiliki keterampilan untuk menjaga diri.
Read MorePsikologi Anak dan Pelayanan yang Efektif, HKBP Harapan Baru Cakung
Selasa (4/3/2025) Setiap anak memiliki cara berpikir, merasakan, dan bereaksi terhadap lingkungannya yang berbeda-beda. Faktor seperti pola asuh, pengalaman hidup, dan lingkungan sosial sangat memengaruhi perkembangan mereka. Memahami psikologi anak membantu orang tua, pendidik, dan pendamping dalam memberikan pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Dengan pemahaman yang baik, interaksi dengan anak dapat berlangsung lebih positif dan mendukung perkembangan mereka secara optimal.
Read MoreKETIKA PERAN ORANG TUA DIGANTIKAN AI (ARTIFICIAL INTELLIGENCE)
Oleh: Susi Rio Panjaitan AI (Artificial Intelligence) atau yang disebut juga kecerdasan buatan yang meniru kecerdasan manusia. AI tidak hanya digunakan orang dewasa, tetapi juga oleh anak-anak. Banyak anak menggunakan AI, baik untuk bermain maupun belajar. AI dapat menjadi alat yang bermanfaat bagi anak-anak jika digunakan dengan bijak dan diawasi oleh orang tua. Sayangnya, saat ini semakin banyak ditemukan anak yang memiliki kedekatan tidak wajar dengan AI. Artinya, anak menghabiskan sangat banyak waktu dengan AI dibanding dengan teman-teman dan orang tua. Selain itu, anak juga merasa nyaman dan menikmati kebersamaan…
Read MoreMENGATASI PERUNDUNGAN (BULLYING) PADA REMAJA AUTIS
Oleh: Susi Rio Panjaitan “Mereka bilang saya ada kelainan”. Begitu kata klien saya, seorang remaja laki-laki autis yang berusia 17 tahun. Wajahnya tampak sedih ketika mengatakan hal itu. Saya cukup terkejut dan sedih. Pikir saya, anak ini ternyata paham apa artinya “kelainan” dan sedih ketika ada yang mengatakan ia kelainan. “Siapa yang bilang begitu?”, tanya saya. Lalu, dengan terbata-bata ia menyebutkan nama beberapa orang, termasuk ibunya. Dengan refleks saya memandang kepada ibunya yang duduk di samping saya. Tak ada yang saya katakan, tetapi sepertinya beliau mengartikan tatapan mata saya seperti…
Read MoreMENGEMBANGKAN KECERDASAN KOLABORATIF ANAK
Oleh: Susi Rio Panjaitan Dalam sepanjang kehidupan individu, ada masa di mana ia harus bekerja sama dengan orang lain guna mencapai suatu tujuan yang tidak mungkin tercapai jika dikerjakan seorang diri. Dalam kehidupan sehari-hari di rumah dan lingkungan masyarakat, belajar di sekolah, bekerja di perusahaan atau lembaga lainnya, dunia bisnis bahkan self-employed (seseorang bukan karyawan dari suatu perusaan atau lembaga, tetapi bekerja untuk dirinya sendiri), individu harus bekerja sama dengan orang lain. Agar kerja sama dapat berjalan dengan baik dan tujuan bersama tercapai, individu harus memiliki kecerdasan kolaboratif. Kecerdasan kolaboratif…
Read More