Angka dan Nomor Anak-Anak, pernahkah kalian mendengar kata angka dan nomor? Keduanya memang terdengar mirip, tapi artinya berbeda, lho! Kalau kalian tahu bedanya, belajar menghitung dan mengenal urutan akan jadi lebih mudah dan menyenangkan!
Read MoreArtikel Anak: Tidak Pukul, Yuk Bicara Baik-Baik
Kenali Kesal Kadang kita merasa kesal. Kesal itu saat hati kita tidak senang, karena ada hal yang tidak kita suka atau tidak seperti yang kita mau.
Read MoreCerita Anak: Main Bersama, Tapi Tidak Ikut Nakal
Pengantar Kadang teman mengajak kita melakukan hal yang salah. Tapi kita bisa tetap bermain dan bersenang-senang tanpa ikut nakal. Yuk, baca cerita “Main Bersama, Tapi Tidak Ikut Nakal” dan lihat bagaimana Bian dan teman-temannya belajar bertanggung jawab!
Read MoreSeminar Edukasi: Kekerasan Berbasis Gender dalam Perspektif Psikologi & Hukum, JKLPK Indonesia
Senin (27/10/2025) Kekerasan berbasis gender adalah tindakan yang menimbulkan penderitaan fisik, emosional, atau seksual kepada seseorang karena perbedaan jenis kelamin atau peran sosialnya. Dalam pandangan psikologi, kekerasan seperti ini dapat menyebabkan luka batin yang mendalam, seperti rasa takut, trauma, dan kehilangan kepercayaan diri. Sementara dari sisi hukum, kekerasan berbasis gender merupakan pelanggaran terhadap hak asasi manusia yang dapat dikenakan sanksi pidana. Karena itu, pemahaman tentang kekerasan berbasis gender menjadi penting bagi mahasiswa yang sedang membentuk karakter dan cara berpikir tentang keadilan serta kesetaraan.
Read MoreSeminar Parenting: Pola Komunikasi Keluarga dengan Pembentukan Kemandirian Anak, HKBP Menteng, Jakarta.
Senin (27/10/2025) Komunikasi adalah proses saling bertukar informasi, perasaan, dan pikiran antara dua pihak atau lebih agar saling memahami. Dalam keluarga, komunikasi menjadi dasar terjalinnya hubungan yang harmonis antara orang tua dan anak. Melalui komunikasi yang baik, orang tua dapat mengenal karakter, kebutuhan, serta perasaan anak. Sebaliknya, anak pun merasa didengar, dihargai, dan lebih terbuka untuk berbagi pengalaman sehari-harinya.
Read MoreTalkshow: Helicopter Parenting – Cinta Beralih Kendali, GKJ Tj. Priuk Jakarta
Senin (27/10/2025) Helicopter parenting adalah gaya pola asuh di mana orangtua terlalu sering “mengitari” anaknya, seperti helikopter yang terus berputar di atas kepala. Orangtua dengan tipe ini cenderung selalu mengawasi, mengatur, bahkan mengambil alih urusan anak, mulai dari hal kecil hingga keputusan besar. Niatnya memang baik — ingin melindungi dan memastikan anak sukses — namun tanpa disadari, cara ini bisa membuat anak sulit mandiri, takut mengambil keputusan, dan kurang percaya diri.
Read MoreMENEMANI ANAK YANG TERLUKA
Oleh: Susi Rio Panjaitan Anak tidak hanya dapat terluka secara fisik, tetapi juga psikologis. Jika anak terluka secara psikologis, itu berarti anak mengalami luka batin, yang ia rasakan di hati dan pikirannya. Dalam kondisi ini anak merasa sakit hati, takut, malu, sedih mendalam, atau kehilangan rasa aman karena pengalaman negatif. Ada berbagai faktor yang dapat menyebabkan anak terluka, antara lain: Pertama: Anak bisa terluka hatinya ketika mengalami kekerasan fisik, seperti dipukul, dicubit, atau dihukum secara kasar; kekerasan verbal, seperti dimaki, dibanding-bandingkan atau direndahkan; kekerasan emosional, sepertidiabaikan, dipermalukan di depan orang…
Read MoreTRAUMA MASA KECIL
Oleh: Susi Rio Panjaitan Trauma adalah reaksi emosional dan psikologis yang mendalam terhadap pengalaman yang sangat menyakitkan, menakutkan, atau mengancam keselamatan diri, baik secara fisik maupun emosional. Trauma terjadi ketika seseorang mengalami peristiwa yang melampaui kemampuannya untuk mengatasinya. Contohnya: kekerasan fisik, kekerasan seksual, kecelakaan berat, bencana alam, kematian orang terdekat, atau pengalaman ditolak dan dipermalukan secara ekstrem. Dari sisi psikologis, trauma bukan hanya tentang apa yang terjadi, tetapi juga tentang bagaimana seseorang mengalami dan memaknai peristiwa tersebut. Dua orang bisa mengalami kejadian yang sama, tetapi hanya satu yang mengalami trauma.…
Read MoreGRANDPARENTING
Oleh: Susi Rio Panjaitan Secara sederhana grandparenting dapat diartikan sebagai partisipasi kakek nenek dalam membimbing, merawat, mendidik, mengasuh dan memberikan dukungan kepada cucu, baik secara langsung maupun tidak langsung. Di era modern ini, fenomena kakek nenek yang terlibat langsung dalam pengasuhan cucu semakin banyak. Di Amerika, menurut Laporan Biro Sensus Amerika Serikat, pada tahun 2021 ada sekitar 32,7% kakek-nenek yang tinggal bersama cucu mereka yang berusia di bawah usia 18 tahun bertanggung jawab atas perawatan mereka (https://www.census.gov/library/stories/2024/03/grandparents-living-with-grandchildren.html#:~:text=In%202021%2C%20there%20were%20an,most%20of%20their%20basic%20care.&text=In%202022%2C%20there%20were%2083.3,to%20the%20American%20Community%20Survey). Sampai tulisan ini dibuat, penulis belum menemukan data yang dikeluarkan oleh lembaga kredibel…
Read MoreMENGUATKAN ANAK AUTIS DI TENGAH ANCAMAN BULLYING
Oleh: Susi Rio Panjaitan Anak autis adalah anak yang memiliki cara berpikir, berkomunikasi, dan berinteraksi sosial yang berbeda dari kebanyakan anak lain. Kondisi ini disebut Autism Spectrum Disorder (ASD), atau gangguan spektrum autisme, yaitu perbedaan dalam cara otak bekerja dan memproses informasi. Tidak semua anak autis sama, karena spektrum autisme sangat luas. Namun, beberapa ciri yang sering tampak pada mereka antara lain: kesulitan dalam berinteraksi sosial; perbedaan dalam cara berkomunikasi; adanya perilaku yang berulang-ulang; memiliki minat atau ketertarikan yang sangat kuat pada benda atau topik tertentu; sangat sensitif terhadap suara,…
Read More