Selasa (8/7/2025) Bullying adalah tindakan menyakiti orang lain secara sengaja, baik secara fisik, verbal, atau melalui tindakan sosial seperti mengucilkan atau mempermalukan. Bentuk bullying bisa berupa memukul, mengejek, mengancam, menyebarkan gosip, atau bahkan merundung seseorang lewat media sosial. Bullying bisa menyebabkan luka secara fisik maupun mental, dan dampaknya dapat berlangsung lama.
Read MorePembekalan Remaja Pendamping Kelas Khusus, GKI Panglima Polim Jakarta
Selasa (4/7/2025) Pelayanan kepada anak-anak kelas khusus—yakni anak-anak pra-remaja yang sedang berada dalam masa transisi menuju kelas remaja—merupakan tugas yang menantang sekaligus bermakna. Dalam proses ini, para remaja yang menjadi pengurus pendamping berperan penting untuk membimbing, mendampingi, dan menjadi teladan bagi adik-adik yang sedang bertumbuh dalam iman dan karakter.
Read MoreEdukasi kepada Anak: Cerdas Berdigital, HKBP Kamal Jakarta
Minggu (29/6/2025) Di era teknologi yang semakin berkembang, anak-anak menjadi pengguna aktif berbagai perangkat digital seperti ponsel, tablet, dan komputer. Namun, tanpa bimbingan yang tepat, mereka bisa terpapar konten negatif atau menggunakan teknologi secara tidak bijak. Oleh karena itu, penting bagi anak-anak untuk memiliki pemahaman tentang cerdas berdigital, yaitu kemampuan menggunakan teknologi secara aman, bertanggung jawab, dan bermanfaat. Cerdas berdigital mencakup sikap hati-hati dalam membagikan informasi pribadi, etika dalam berkomunikasi online, serta kemampuan membedakan informasi yang benar dan yang menyesatkan.
Read MoreEdukasi untuk Anak Kelas 3-6 SD: Waspada Tren Masa Sekarang, HKBP Tebet Jakarta
Sabtu (28/6/2025) Di era digital yang penuh dengan perubahan cepat, anak-anak tidak hanya tumbuh dengan teknologi, tetapi juga dihadapkan pada berbagai tren yang muncul dari media sosial, lingkungan pergaulan, hingga tontonan sehari-hari. Tanpa pemahaman yang tepat, tren ini bisa berdampak pada pola pikir, sikap, dan nilai-nilai yang mereka anut. Oleh karena itu, penting untuk memberikan edukasi sejak dini agar anak mampu memilah pengaruh baik dan buruk dari tren zaman sekarang.
Read MoreSeminar Parenting: Healing Begins at Home, HKBP Pulo Mas Jakarta
Sabtu (28/6/2025) Keluarga adalah tempat pertama anak belajar tentang kasih, kepercayaan, dan dukungan. Di dalam keluarga, anak mengenal rasa aman dan belajar membangun hubungan yang sehat. Healing atau penyembuhan, dalam konteks keluarga, bukan hanya soal mengobati luka fisik, tetapi juga memulihkan perasaan, memperbaiki komunikasi, serta menciptakan suasana rumah yang penuh pengertian dan kasih sayang.
Read MoreDiskusi Publik Komnas Perempuan, Hari PRT Internasional 2025
Sabtu (28/6/2025) Pada Selasa, 17 Juni 2025, Komnas Perempuan menggelar Diskusi Publik dan Instalasi Seni dalam rangka memperingati Hari Pekerja Rumah Tangga Internasional 2025. Acara ini mengangkat tema “Kerja Perawatan: Merawat Keadilan dan Kehidupan, Akui dan Lindungi PRT.”
Read MorePertemuan Strategis Penyusunan Modul Gereja Ramah Anak PGIW Jawa Barat, Selasa 17 Juni 2025
Sabtu (28/6/2025) Dalam upaya memperkuat komitmen gereja terhadap perlindungan dan kesejahteraan anak, Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Wilayah (PGIW) Jawa Barat memprakarsai penyusunan Modul “Gereja Ramah Anak”, yang melibatkan berbagai tokoh dan praktisi yang peduli terhadap isu anak.
Read MoreRakernas Biro Perempuan PGI 13–15 Juni 2025
Sabtu (28/6/2025) Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Biro Perempuan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) telah berlangsung pada 13–15 Juni 2025. Kegiatan ini diikuti oleh para pengurus Biro Perempuan dari berbagai sinode anggota PGI dan bertujuan untuk menyusun arah dan strategi pelayanan perempuan ke depan.
Read MoreMEMBANGUN RESILIENSI ANAK SEJAK DINI
Oleh: Susi Rio Panjaitan Resiliensi (daya lenting psikologis) pada anak adalah kemampuan anak untuk bertahan, bangkit kembali, dan menyesuaikan diri secara positif ketika menghadapi tekanan, kesulitan, kegagalan, atau perubahan hidup. Anak yang memiliki resilien mampu menghadapi tantangan dengan mental yang kuat, emosi yang stabil, dan sikap yang optimis, meskipun berada dalam situasi yang sulit. Ia memiliki rasa percaya diri dan tahu bahwa ia mampu mengatasi masalah; berpikir positif dan tidak mudah menyerah saat gagal; fleksibel dan mudah menyesuaikan diri dengan situasi baru; mampu mengatur emosi dan menenangkan diri saat stres;…
Read MorePENTINGNYA KONSISTENSI POLA ASUH TERHADAP ANAK AUTIS
Oleh: Susi Rio Panjaitan Sebagaimana halnya anak-anak lain yang tidak menyandang autisme, agar dapat bertumbuh dan berkembang dengan optimal, anak autis harus diasuh secara efektif. Yang menjadi pertanyaan adalah “bagaimana pola asuh yang efektif untuk diterapkan kepada anak autis?” Agar dapat menerapkan pola asuh yang efektif terhadap anak autis dibutuhkan konsistensi. Anak autis cenderung merespons dengan cara yang berbeda, termasuk dalam memahami bahasa, emosi, dan perubahan lingkungan. Anak autis cenderung lebih mudah memahami aturan dan arahan yang berbentuk pola. Misalnya: bangun tidur langsung mandi, setelah mandi sarapan, setelah sarapan berangkat…
Read More