TANTRUM PADA ANAK PENYANDANG AUTIS

Oleh: Susi Rio Panjaitan Autis adalah gangguan perkembangan neurobiologis yang memengaruhi interaksi sosial, komunikasi verbal dan non-verbal, serta perilaku secara umum. Gejala autis bervariasi, termasuk kesulitan dalam berkomunikasi, ketidakmampuan membentuk hubungan sosial, dan minat yang terbatas terhadap aktivitas tertentu. Autis merupakan spektrum, artinya tingkat keparahan dan kombinasi gejala berbeda-beda untuk setiap individu. Meskipun penyebab pasti autis belum sepenuhnya dipahami, faktor genetik dan lingkungan diyakini memiliki peran dalam terjadinya autis. Anak penyandang autis sering mengalami tantangan dalam perkembangan sosio-emosional. Mereka kesulitan dalam berinteraksi sosial, ekspresi emosi, dan pemahaman sosial. Keterbatasan kemampuan…

Read More

MEMAHAMI ANAK PENYANDANG AUTIS NON-VERBAL

Oleh: Susi Rio Panjaitan Autis adalah gangguan perkembangan neurobiologis yang memengaruhi interaksi sosial, komunikasi verbal dan non-verbal, serta perilaku secara umum. Gejala autis bervariasi, termasuk kesulitan dalam berkomunikasi, ketidakmampuan membentuk hubungan sosial, dan minat yang terbatas terhadap aktivitas tertentu. Autis merupakan spektrum, artinya tingkat keparahan dan kombinasi gejala berbeda-beda untuk setiap individu. Meskipun penyebab pasti autis belum sepenuhnya dipahami, faktor genetik dan lingkungan diyakini memiliki peran dalam terjadinya autis. Terkait kemampuan berbahasa dan berkomunikasi, autis dikelopokkan menjadi dua, yakni autis verbal dan autis non-verbal. Kedua kelompok ini bukanlah diagnosis yang…

Read More

PENTINGNYA KOMUNIKASI TERBUKA DENGAN ANAK REMAJA

Oleh: Susi Rio Panjaitan Remaja adalah individu yang sudah mengalami pubertas, yakni mimpi basah pada laki-laki, dan menstruasi pada perempuan. Biasanya, pubertas terjadi pada rentang usia antara 11 hingga 16 tahun. Menurut hukum Indonesia, anak adalah individu yang berusia 0 (nol) sampai dengan sebelum 18 (delapan belas) tahun. Jika merujuk pada hal ini, maka remaja dapat dikategorikan sebagai anak. Tidak heran banyak yang menyebut kelompok usia ini dengan sebutan anak remaja. Pada masa remaja, individu mengalami perubahan fisik, emosional, dan sosial yang signifikan. Masa remaja adalah masa  dimana identitas pribadi,…

Read More

MENGASAH SOFT SKILL PADA ANAK

Oleh: Susi Rio Panjaitan Secara sederhana, soft skill dapat diartikan sebagai kemampuan non-teknis yang melibatkan keterampilan interpersonal, komunikasi, kepemimpinan, dan problem-solving. Ini mencakup aspek-aspek seperti kecerdasan emosional, kerjasama tim, adaptabilitas, dan kemampuan berpikir kreatif. Soft skill penting dalam berbagai konteks, baik dalam lingkungan kerja maupun kehidupan sehari-hari, untuk mencapai keberhasilan pribadi dan profesional. Terkait dengan dunia kerja, soft skill yang dimiliki seseorang  dapat membantunya dalam membangun hubungan kerja yang baik, meningkatkan produktivitas, dan mempermudah penyelesaian masalah tim. Kemampuan beradaptasi dan berkomunikasi dengan baik akan sangat menolong seseorang ketika ia sedang…

Read More

MENGENALI DAN MENGATASI RASA KESEPIAN PADA ANAK

Oleh: Susi Rio Panjaitan Secara sederhana, rasa kesepian diartikan sebagai perasaan terasing dan sendirian, yang muncul ketika seseorang merasa tidak ada koneksi emosional yang memadai dengan orang lain. Hal ini dapat disebabkan oleh faktor sosial, fisik, atau emosional. Rasa kesepian  dapat memengaruhi status kesehatan mental seseorang. Rasa kesepian tidak hanya terjadi pada orang dewasa, tetapi terjadi juga pada anak-anak. Rasa kesepian pada anak dapat terjadi ketika anak merasa sendirian, terasing, tidak memiliki teman yang dapat diajak bicara atau bermain,  atau tidak memiliki hubungan emosional yang kuat dengan orang di sekitarnya.…

Read More

MASYARAKAT RAMAH AUTIS

Oleh: Susi Rio Panjaitan Autism Spectrum Disorder (ASD) atau autis adalah gangguan neurologis nonprogresif yang biasanya tampak sebelum anak berusia tiga tahun. Gangguan ini memengaruhi perkembangan bahasa dan kemampuan anak dalam berkomunikasi, baik secara verbal maupun nonverbal; berinteraksi sosial; serta berperilaku. Autis mencakup asperger, sindrom Heller, dan gangguan perkembangan pervasif (PPD-NOS). Gejala dan karakteristik autis muncul dalam berbagai level,  mulai dari yang ringan hingga yang parah. Tidak anak penyandang autis yang benar-benar persis satu sama lain. Mereka sangat berbeda dalam banyak hal dan memiliki keterampilan yang berbeda-beda. Autis bukan penyakit,…

Read More

BILA ANAK HARUS DITERAPI DI RUMAH

Oleh: Susi Rio Panjaitan Anak Berkebutuhan Khusus Secara sederhana Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dapat didefiniskan sebagai anak yang karena kondisi tertentu dari fisik, mental, atau fisik dan mentalnya, mengalami hambatan tertentu yang signifikan, sehingga agar dapat hidup, tumbuh, berkembang, berkarya, berprestasi, dan mandiri, ia membutuhkan berbagai kebutuhan yang unik. Kebutuhan itu bisa berupa kebutuhan yang sama dengan kebutuhan anak lain yang non-ABK tetapi porsinya berbeda, atau kebutuhan lain yang tidak dibutuhkan oleh anak lain. Penyebab anak menyandang kebutuhan khusus bermacam-macam, seperti: tunanetra, tunadaksa, tunagrahita, tunarungu, tunawicara, autis, downsyndrome,  dan Attention…

Read More

MEMBANGUN KOMUNIKASI ASERTIF DENGAN ANAK

Oleh: Susi Rio Panjaitan Seorang anak dibawa orangtuanya ke konselor karena orangtuanya menganggap anaknya tersebut tukang bikin masalah, sudah bikin masalah besar, dan bermasalah. Orangtua merasa kewalahan berkomunikasi dengan anak. Mereka mengatakan anak pelit bicara, sekali mau bicara, bicara si anak sangat pedas, sangat kasar. Akibatnya, orangtua menjadi emosi, lalu memaki dan memukul anak. Mendapat makian dan pukulan dari orangtua ternyata tidak membuat anak berubah. Sebaliknya, anak tambah tidak mau bicara, tambah kasar, dan tambah berani melawan. Kisah ini bukan dongeng dan bukan fiktif. Banyak keluarga yang mengalami hal seperti…

Read More

PERAN SAUDARA KANDUNG BAGI PERKEMBANGAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK)

Oleh: Susi Rio Panjaitan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) adalah anak yang karena kondisi tertentu dari fisik, mental, atau keduanya, memiliki kebutuhan-kebutuhan tertentu yang tidak dibutuhkan oleh anak lain yang tidak berkondisi seperti dirinya, atau kebutuhan yang sama dengan anak lain tetapi dalam kapasitas yang lebih besar. Dalam proses perkembangannya, Anak Berkebutuhan Khusus Anak (ABK) membutuhkan dukungan, termasuk dukungan dari saudara kandungnya. Dukungan dari saudara kandung dapat meningkatkan rasa aman, konsep diri yang positif, rasa keberhargaan, rasa percaya diri, motivasi, dan kemandirian pada anak yang menyandang kebutuhan khusus. Dukungan yang dapat…

Read More

DAMPAK BERMAIN BERSAMA TEMAN TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK

Oleh: Susi Rio Panjaitan Perkembangan anak merujuk pada proses pertumbuhan dan perubahan yang terjadi pada seorang anak sejak ia lahir hingga mencapai kedewasaan. Perkembangan anak merupakan proses dinamis yang dipengaruhi oleh faktor genetik, lingkungan, dan interaksi dengan orang lain. Perkembangan anak penting untuk diamati guna memastikan bahwa anak mencapai  ‘tonggak perkembangan’nya. Artinya, anak menguasai berbagai keterampilan dalam semua aspek perkembangan sesuai dengan usianya. Selain itu, dengan memantau perkembangan anak, hambatan tumbuh kembang pada anak dapat segera diketahui. Aspek perkembangan anak mencakup fisik-motorik, kognitif, psikososial, emosional, psikoseksual, moral-spiritual; dan bahasa-komunikasi. Anak…

Read More