Pelatihan Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak, JKLPK Indonesia, Palangkaraya

Share

Kamis (15/5/2025)

Kekerasan seksual terhadap anak sering kali terjadi secara tersembunyi dan sulit terdeteksi, terutama jika orang dewasa di sekitarnya tidak memiliki pengetahuan yang cukup untuk mengenali tanda-tanda awal atau cara menanganinya. Oleh karena itu, edukasi kepada lembaga-lembaga yang bekerja langsung dengan anak, seperti sekolah, yayasan sosial, panti asuhan, dan lembaga keagamaan, menjadi sangat penting. Dengan edukasi yang tepat, lembaga-lembaga tersebut dapat menjadi garda terdepan dalam mencegah, mendeteksi, dan melindungi anak dari kekerasan seksual.

Edukasi dan pelatihan seperti ini sangat penting agar semua pihak yang terlibat dalam pengasuhan, pendidikan, dan perlindungan anak memiliki pemahaman yang sama dalam mengenali risiko serta mencegah terjadinya kekerasan seksual. Selain itu, pelatihan ini juga memperkuat koordinasi antar lembaga dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak.

JKLPK Indonesia berharap kegiatan ini menjadi langkah awal yang berdampak luas, memperkuat kesadaran kolektif bahwa pencegahan kekerasan seksual adalah tanggung jawab bersama. Dengan membangun lingkungan yang aman dan penuh perhatian, anak-anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal tanpa rasa takut atau trauma. Pelatihan ini menjadi wujud nyata komitmen JKLPK dalam mewujudkan perlindungan anak yang menyeluruh di Indonesia.

Pelatihan ini diselenggarakan oleh JKLPK Indonesia pada Selasa, 13 Mei 2025, khusus untuk wilayah JKLPK Kalimantan Tengah Selatan. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Susi Rio Panjaitan, seorang praktisi yang telah berpengalaman dalam isu perlindungan anak dan pemberdayaan masyarakat. Para peserta pelatihan merupakan mitra JKLPK yang selama ini terlibat dalam upaya pelayanan dan perlindungan anak di wilayah masing-masing.

Share

Related posts

Leave a Comment