Kamis (3/11/2022) Keterlambatan dalam perkembangan bicara merupakan gejala dari banyak gangguan, termasuk diantaranya, autisme, down syndrome, retardasi mental, gangguan bahasa. Deteksi dini dan tepat waktu akan dapat segera melakukan intervensi dini sehingga akan dapat mengurangi keterlambatan atau gangguan perkembangan lainnya seperti emosional, sosial dan kognitif atas gangguan ini dan juga meningkatkan perkembangan anak.
Read MoreCategory: Kegiatan
Mengenal Kontribusi Kanner di Bidang Autisme
Leo Kanner, adalah Psikiater Austria, seorang pengamat anak-anak yang tajam dan terkenal sebagai ‘Bapak Psikiatri Anak dan Remaja’. Pada tahun 1943, Kanner menerbitkan sebuah makalah berjudul “Autistic Disturbances of Affective Contact,” di mana ia memperkenalkan istilah early infantile autism (autisme infantil awal). Kanner adalah pengamat anak-anak yang cermat. Dia menyajikan dengan detil dan jelas hasil pengamatannya yang tajam terhadap 11 pasien anak-anaknya yang memiliki perilaku sangat tidak teratur.
Read MoreKursus 40 Jam untuk Caregivers ABK : Merancang Program Pembelajaran (Kurikulum)
Rabu (2/11/2022) Suatu pembelajaran yang tidak dirancang secara sistematis tentunya tidak akan dapat memperoleh hasil yang maksimal. Keberhasilan pelaksanaan pembelajaran sangat bergantung kepada sejauh mana pembelajaran itu direncanakan. Perancangan pembelajaran sangat diperlukan agar pembelajaran yang dilaksanakan menjadi efektif dan efisien.
Read MoreKursus 40 Jam untuk Caregivers ABK : Merancang Program Intervensi
Selasa (1/11/2022) Anak berkebutuhan khusus (ABK) dengan kekarakteristikan dan hambatan yang mereka sandang sehingga membutuhkan layanan khusus untuk mengakomodasi hambatan mereka tersebut. Untuk membantu mereka agar mencapai perkembangan optimal mereka membutuhkan program intervensi, yakni suatu penanganan, layanan, atau tindakan “campur tangan”. Program intervensi disini merujuk pada layanan tambahan atau modifikasi, strategi, teknik, atau bahan yang diperlukan untuk merubah perkembangan yang terhambat.
Read MoreSetiap Anak Berhak untuk Memperoleh Perlindungan dari Kejahatan Seksual
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 35 TAHUN 2014 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2002 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK Pasal 15 butir F Setiap Anak berhak untuk memperoleh perlindungan dari: kejahatan seksual. sumber: https://www.bphn.go.id/data/documents/14uu035.pdf; 30 Oktober 2022
Read MoreKursus 40 Jam untuk Caregivers ABK : Identifikasi & Deteksi Dini, Asesmen
Kamis (27/10/2022) Deteksi dini pada anak berkebutuhan khusus (ABK) merupakan salah satu usaha dengan cara yang spesifik untuk mengamati tumbuh kembang anak secara fisik atau psikis dalam rangka membantu anak agar mendapat perlakuan yang sesuai dengan kondisinya. Deteksi dini ABK dimaksudkan sebagai suatu upaya untuk melakukan proses penjaringan terhadap anak yang mengalami kelainan atau penyimpangan sedini mungkin dalam rangka pemberian layanan sesuai kebutuhannya.
Read MoreKursus 40 Jam untuk Caregivers ABK : Psikologi Anak Berkebutuhan Khusus
Rabu (26/10/2022) Anak berkebutuhan khusus (ABK) hidup di masyarakat dengan jumlah yang tidak sedikit. Memahami dinamika kehidupan ABK, tumbuh kembangnya dan bagaimana lingkungannya dapat menjadi agen sosial yang turut mendukung tumbuh kembang tersebut. Anak berkebutuhan khusus adalah anak yang memiliki perbedaan dengan anak secara umum yang seusianya dan dengan karakteristik khusus. Karena adanya gangguan perkembangan dan kelainan yang dialaminya sehingga mereka memerlukan penanganan khusus sesuai dengan karakteristik mereka.
Read MoreKursus 40 Jam untuk Caregivers ABK : Psikologi & Perkembangan Anak
Selasa (25/10/2022) Memberikan pelayanan kepada anak dibutuhkan persiapan-persiapan yang baik dan matang, baik itu kemampuan mengajar, materi ajar, sarana prasarana serta dukungan keluarga (orangtua), masyarakat dan pemerintah. Anak bukan hanya sekedar titipan Tuhan namun anak adalah generasi masa depan bangsa. Masa depan suatu bangsa dapat dilihat dari bagaimana anak-anak yang mereka miliki saat ini. Memberikan pelayanan kepada anak merupakan tanggung jawab dalam pengasuhan yang mengandung unsur mendidik, mengajar, merawat, menjaga, melindungi dan mencukupkan semua kebutuhan mereka.
Read MoreSindrom Down (Down Syndrome/Trisomi 21)
Down Syndrome (DS) merupakan kelainan kromosom pada kromosom 21, di mana terjadi kelebihan 1 salinan kromosom 21, yang semestinya menghasilkan 2 kromosom justru menghasilkan 3 salinan kromosom 21, paling sering didiagnosis pada bayi baru lahir. Anak dengan DS sangat mudah dikenali, mereka memiliki struktur dan air muka yang khas, sehingga mereka terlihat berbeda dari anak pada umumnya.
Read MorePerubahan Kriteria Autism Spectrum Disorder dari DSM-IV ke DSM-5
Pada tahun 2013, DSM-5 (the Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders 5th edition) diterbitkan, memperbarui kriteria diagnosis untuk ASD dari DSM-IV sebelumnya. Dalam DSM-5, konsep diagnosis “spektrum” ASD dibuat, menggabungkan diagnosis gangguan perkembangan pervasif (Pervasive Developmental Disorder/PDD) DSM-IV yang terpisah: gangguan autistik (Autistic Disorder), gangguan Asperger (Asperger’s Disorder), gangguan disintegratif masa kanak-kanak (Childhood Disintegrative Disorder), dan gangguan perkembangan pervasif yang tidak ditentukan secara spesifik (Pervasive Developmental Disorder Not Otherwise Specified/PDD-NOS), menjadi satu.
Read More