Pendidikan Seks untuk Remaja: Bahaya Salah Gaya Berpacaran, SMK Atisa Dipamkara, Lippo Karawaci

Selasa (19/12/2023) Masa remaja merupakan satu masa transisi, seorang individu masuk ke masa dewasa. Sering kali masa remaja menjadi masa yang penuh tantangan karena seorang remaja mengalami beberapa perubahan dalam dirinya antara lain perubahan fisik, emosional, dan sosial yang signifikan. Pada masa remaja juga terjadi proses pencarian identitas dan eksplorasi diri untuk menemukan siapa mereka sebenarnya. Selain itu, juga terjadi peningkatan keinginan untuk mandiri dan mengembangkan hubungan sosial. Proses pembentukan nilai, norma, dan tujuan hidup turut berperan dalam pembentukan kepribadian remaja.

Read More

MEMBANGUN HUBUNGAN EMOSIONAL YANG POSITIF DENGAN ANAK

Oleh: Susi Rio Panjaitan Hubungan emosional adalah koneksi  yang didasarkan pada cinta, kasih sayang, saling menerima, saling memahami, empati, saling mendukung, dan saling menghargai. Orang-orang yang memiliki hubungan emosional merasa dekat, dicintai, dihargai, diterima, dan diperhatikan oleh orang lain. Jika dikaitkan dengan relasi orangtua dengan anak, hubungan emosional yang positif antara orangtua dan anak memiliki peran yang sangat penting karena berdampak langsung pada perkembangan dan kesejahteraan anak. Ini merupakan dasar penting bagi perkembangan holistik anak sehingga anak dapat bertumbuh menjadi individu yang memilki rasa percaya diri yang positif. Hubungan emosional…

Read More

GANGGUAN KOMUNIKASI MUTISME SELEKTIF (SELECTIVE MUTISM) PADA ANAK

Oleh: Susi Rio Panjaitan   Pendahuluan Kemampuan berkomunikasi yang baik merupakan aspek penting dalam perkembangan holistik anak, juga berkontribusi pada keberhasilan pribadi, sosial, dan akademis anak. Keterampilan ini membuat anak mampu memahami informasi dengan baik; dapat mengekspresikan pemikiran, perasaan, dan kebutuhannya dengan jelas; memiliki hubungan sosial yang baik;  dan mampu membangun dan menjaga hubungan dengan teman sebaya, guru, dan anggota keluarga. Selain itu, kemampuan berkomunikasi secara efektif juga memungkinkan anak untuk berhasil di sekolah karena ia dapat memahami, menyampaikan, dan berbagi informasi dengan mudah. Sayangnya, tidak semua anak memiliki keterampilan…

Read More

Seminar Parenting: “Unique Kids Supportive Parents”, SDK Ora et Labora, Pamulang

Senin (18/12/2023) Setiap anak merupakan pribadi unik, karena adanya kombinasi faktor genetik, lingkungan, dan pengalaman hidup yang membentuk kepribadian dan karakter mereka. Faktor gen menentukan karakteristik fisik, sifat, dan kecenderungan tertentu yang muncul secara alami pada diri  anak. Faktor lingkungan termasuk interaksi sosial dan pendidikan, membentuk perkembangan emosional dan intelektual anak. Faktor pengalaman hidup, di mana setiap anak mengalami peristiwa hidup yang unik. Pengalaman-pengalaman ini, baik yang menyenangkan maupun yang menantang, juga membentuk karakter anak dan memberikan kontribusi pada kepribadian mereka.

Read More

Training: Capacity Building Paralegal Suara Perempuan Alor, JKLPK Indonesia

Rabu (13/12/2023) Pada hari kedua pelatihan, Rabu (13/12) Paralegal Suara Perempuan Alor melanjutkan sesi pelatihan bersama JKLPK Indonesia. Hal utama pelatihan adalah membahas Pencegahan Kekerasan Seksual dengan tujuan untuk mendukung pekerjaan advokasi, meningkatkan kesadaran hukum, melakukan pencegahan secara proaktif, memberikan dukungan psikologis, dan bahkan memberikan perlindungan kepada korban. Mengundang Susi Rio Panjaitan, (Psycho-Educator Yayasan Rumah Anak Mandiri) sebagai trainer untuk menyampaikan informasi dengan tepat dan memberikan pemahaman yang komprehensif kepada para Paralegal. Dengan selesainya pelatihan “Capacity Building Paralegal” yang diadakan oleh JKLPK Indonesia, berharap bahwa peningkatan kapasitas para Paralegal dalam memberikan layanan…

Read More

Training: Capacity Building Paralegal Suara Perempuan Alor, JKLPK Indonesia

Selasa (12/12/2023) Dalam rangka memperkuat dan meningkatkan kapasitas para Paralegal dalam memberikan layanan kepada anak, JKLPK Indonesia memberikan pelatihan kepada mitra kerjanya selama 2 (dua) hari, Selasa (12/12) dan Rabu (13/12). Hari Pertama, pada Selasa (12/12) di lakukan kegiatan training “Capacity Building Paralegal” bersama mitra kerja dari Suara Perempuan Alor dengan topik: (1) Pentingnya Memberikan Pendidikan Seks kepada Anak dan Remaja (2) Teknik Memberikan Pendidikan Seks kepada Anak Dan Remaja. Mengundang Susi Rio Panjaitan, (Psycho-Educator Yayasan Rumah Anak Mandiri) sebagai trainer untuk menyampaikan informasi dengan tepat dan memberikan pemahaman yang…

Read More

Peluncuran Laporan Tahunan LBH APIK Jakarta 2023

Jum’at (8/12/2023) LBH APIK merupakan Lembaga bantuan hukum untuk perempuan pertama di Indonesia. Pada Jum’at, 8 Desember 2023 mengadakan acara Peluncuran Laporan Tahunan 2023. LBH APIK Jakarta melaporkan pada tahun 2023 jumlah kasus kekerasan perempuan dan anak yang diadukan masyarakat kepada LBH APIK Jakarta sebanyak 1141 kasus, terdiri dari kekerasan seksual (KS) 497 kasus, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) 201 kasus, kekerasan dalam pacaran (KDP) 141 kasus dan lainnya  302 kasus.  Dari laporan ini digambarkan adanya masalah serius terkait keamanan dan perlindungan terhadap perempuan dan anak-anak di Jakarta yang perlu…

Read More

MEMPERSIAPKAN ANAK PENYANDANG AUTIS MEMASUKI MASA REMAJA

Oleh: Susi Rio Panjaitan Pendahuluan Autism Spectrum Disorder (ASD) atau autis adalah gangguan neurologis nonprogresif yang biasanya tampak sebelum anak berusia tiga tahun. Gangguan ini memengaruhi perkembangan bahasa dan kemampuan anak dalam berkomunikasi, baik secara verbal maupun nonverbal; berinteraksi sosial; serta berperilaku. ASD mencakup Asperger, sindrom Heller, dan gangguan perkembangan pervasif (PPD-NOS). Gejala dan karakteristik autis dapat muncul dalam berbagai level,  mulai dari yang ringan hingga yang parah. Tidak anak penyandang autis yang benar-benar persis satu sama lain. Mereka sangat berbeda dalam banyak hal dan memiliki keterampilan yang berbeda-beda. Autis…

Read More

PENGARUH PERKEMBANGAN ERA DIGITAL TERHADAP KESEHATAN MENTAL ANAK

Oleh: Susi Rio Panjaitan Fenomena di Era Digital Dalam laporan penelitiannya yang dikeluarkan pada bulan Oktober 2022, Indonesia National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS) mengatakan bahwa, berdasarkan penelitian yang mereka lakukan kepada remaja berusia 10 – 17 tahun di 34 provinsi di Indonesia, ditemukan satu dari tiga remaja (34.9%), setara dengan 15.5 juta remaja, memiliki satu masalah kesehatan mental. Satu dari dua puluh remaja (5.5%), setara dengan 2.45 juta remaja, memiliki satu gangguan mental. Gangguan cemas merupakan gangguan mental yang paling banyak dialami oleh remaja. (dikutip pada hari Kamis, 07…

Read More