Minggu (29/5/2023) Jaringan Kerja Lembaga Pelayanan Kristen di Indonesia (JKLPK) menyelenggarakan Konsultasi Nasional (KONAS) selama 3 hari (25-27 Mei 2003) pada hari Kamis sampai Sabtu dengan tema “Bertransformasi untuk Berdampak” dan Sub Tema “Memperkuat Semangat Transformasi Berjejaring Menuju Penegakan Demokrasi dan Hak Asasi Manusia.” KONAS merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi JKLPK. Peserta KONAS adalah LPK Partisipan JKLPK dari 12 Region dan turut mengundang mitra jaringan.
Read MorePembinaan Anak: Jangan Takut, GKPS Graha Raya Tangerang
Minggu (28/5/2023) Kini kita ada di era digital. Kemajuan teknologi saat ini memberi dampak terhadap seluruh aspek kehidupan kita. Dapat kita rasakan, dengan kemajuan teknologi kini segala aktivitas manusia menjadi terbantu dimudahkan. Namun selain memberi dampak positif, ada pula dampak negatif. Sehingga perlu diwaspadai karena jika tidak dikontrol kemajuan teknologi justru akan memberi dampak negatif khususnya terhadap anak-anak. Anak-anak adalah generasi penerus. Pada merekalah kita menaruh harapan besar atas masa depan negara, bangsa dan keluarga kita. Sejak dini anak harus dididik sebagaimana mestinya. Dididik dengan tepat, dengan benar sesuai dengan…
Read MoreAUTIS ADALAH POTENSI
Oleh: Susi Rio Panjaitan Autism spectrum disorder (ASD) atau autis adalah gangguan neurologis nonprogresif yang biasanya tampak sebelum anak berusia tiga tahun. Gangguan ini memengaruhi perkembangan bahasa dan kemampuan anak dalam berkomunikasi, baik secara verbal maupun nonverbal; berinteraksi sosial; serta berperilaku. ASD mencakup Asperger, sindrom Heller, dan gangguan perkembangan pervasif (PPD-NOS). Gejala dan karakteristik autis dapat muncul dalam berbagai level, mulai dari yang ringan hingga yang parah. Tidak anak penyandang autis yang benar-benar persis satu sama lain. Mereka sangat berbeda dalam banyak hal dan memiliki keterampilan yang berbeda-beda. Autis bukan…
Read MoreWASPADAI PERILAKU FLEXING PADA ANAK
Oleh: Susi Rio Panjaitan Flexing adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan suatu perilaku dimana seseorang suka memamerkan sesuatu terkait dirinya secara berlebihan. Misalnya: suka memamerkan harta kekayaannya, seperti: mobil, rumah; memamerkan barang-barang bermerk yang ia kenakan seperti: sepatu, tas, jam tangan, perhiasan; memamerkan prestasi yang ia capai; memamerkan liburannya seperti: berlibur ke luar negeri; menginap di hotel mewah, makan di restoran super mahal, naik jet pribadi, naik kapal pesiar; memamerkan aktifitas sosialnya seperti: menyumbang panti-panti tertentu, menyumbang ke rumah ibadah; bahkan ada yang memamerkan saldo di rekening banknya. Selain itu,…
Read MoreMEMBANTU ANAK MEREGULASI EMOSI
Oleh: Susi Rio Panjaitan Isu gangguan kesehatan mental pada anak tahun-tahun terakhir jadi isu yang harus dipikirkan solusinya. Tantrum; berkelahi; menyerang atau menyakiti orang; melakukan tindakan destruktif seperti merusak barang-barang di sekitarnya; menyakiti diri sendiri bahkan bunuh diri pada anak cukup banyak terjadi. Perilaku-perilaku ini merupakan salah satu indikasi bahwa anak tidak memiliki kemampuan yang baik dalam meregulasi emosi. Secara sederhana regulasi emosi dapat diartikan sebagai suatu keterampilan dimana individu mampu mengelola emosi dan perilakunya dengan tepat, misalnya: mampu menolak reaksi yang reaktif dan emosional ketika ada stimulus yang mengecewakan;…
Read MoreKETIKA ANAK BERHADAPAN DENGAN HUKUM
Oleh: Susi Rio Panjaitan Menurut Undang-undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak Pasal 1 Ayat (2), anak yang berhadapan dengan hukum adalah anak yang berkonflik dengan hukum, anak yang menjadi korban tindak pidana, dan anak yang menjadi saksi tindak pidana. Jadi, anak yang berhadapan dengan hukum terdiri dari anak yang berkonflik dengan hukum; anak yang menjadi korban tindak pidana; dan anak yang menjadi saksi tindak pidana. Anak adalah individu yang sedang dalam proses perkembangan di segala aspek, baik aspek fisik-motorik, kognitif, sosio-emosional, bahasa-komunikasi maupun moral-spritual.…
Read MoreMERAWAT KESEHATAN MENTAL KELUARGA
Oleh: Susi Rio Panjaitan Sampai saat ini, masalah kesehatan mental belum dapat diselesaikan, baik di level kabupaten, provinsi, negara bahkan global. Ini dapat dilihat dari banyaknya jumlah individu dengan gangguan mental yang dikenal dengan istilah ODGJ (Orang dengan Gangguan Jiwa) yang dirawat di rumah sakit, panti-panti/pusat-pusat layanan kesehatan mental, tidak dirawat sama sekali, dan menggelandang di jalanan. Selain itu, angka kejadian bunuh diri pun tidak bisa dikatakan sedikit, termasuk di kalangan anak-anak dan remaja. Ini menunjukkan bahwa masalah kesehatan mental bukan masalah yang dapat dianggap sepele. Menurut World Health Organization…
Read MorePembinaan GSM : Psikologi Anak, HKBP Harapan Indah Bekasi
Senin (1/5/2023) Pelayanan Sekolah Minggu bukan sebagai kegiatan pelengkap gereja. Anak hadir ke Sekolah Minggu bukan untuk menghabiskan hari Minggunya. Pemberian pelayanan yang maksimal dan optimal kepada anak dalam Sekolah Minggu menjadi salah satu tanggung jawab gereja. Anak-anak berhak untuk mendapatkan pelayanan yang sama baik, sebagaimana gereja memberikan pelayan kepada warga gereja dewasa lainnya. Untuk memberikan pelayanan yang optimal maka diperlukan para pelayan anak yakni Guru Sekolah Minggu (GSM) yang siap dan cakap melayani mereka. Sekolah Minggu (SM) merupakan salah satu bentuk pelayanan pembinaan warga gereja usia anak lewat pemberian…
Read MorePembinaan GSM : Bernyanyi dan Berdoa dengan Anak, Gereja Toraja Eben Haezer Bekasi
Sabtu (28/4/2023) Anak merupakan generasi penerus suatu bangsa, kaum dan juga keluarga sehingga mereka perlu dipersiapkan semenjak dini agar dapat bertumbuh berkembang secara sehat dan sebagaimana mestinya. Sebagai pelayan anak sekolah minggu (ASM), Guru Sekolah Minggu (GSM) memegang peranan yang penting dalam memberikan pengajaran, bukan hanya sekedar melakukan transfer pengetahuan namun harus mampu membimbing dan menuntun anak.
Read MoreBakti Sosial di GKP Palalangon, Cianjur, Jawab Barat
Jum’at (27/4/2023) Dilakukan Pelayanan Kasih kepada Jemaat GKP (Gereja Kristen Pasundan) Palalangon, Cianjur, Jawab Barat untuk Kelompok Lansia dan Remaja Pemuda. Pada Lansia diberikan pemeriksaan kesehatan (cek kadar gula darah, tekanan darah/tensi dan konsultasi dokter) dan icebreaking berupa kuiz dan tersedia hadiah kecil seperti topi dan kaos. Kepada Remaja dan Pemuda diberikan edukasi seksual yang dilihat dari perspektif kesehatan, psikologi, hukum, budaya, dan iman Kristen, Metode yang digunakan adalah brainstorming, diskusi dan pemutaran film pendek bertopik “kekerasan seksual dalam berpacaran”. Diberikan hadiah kecil bagi remaja pemuda yang berani berpendapat.
Read More