Trip Peduli Anak NTT: Mewujudkan Edukasi yang Menyenangkan untuk Anak-anak di Desa Mauleum

Rabu (23/10/2024) Di pelosok Nusa Tenggara Timur, anak-anak sering kali menghadapi tantangan dalam mengakses pendidikan yang berkualitas. Menyadari pentingnya memberikan perhatian khusus pada anak-anak di wilayah ini,  Susi Rio Panjaitan, seorang psychoeducator, memulai Trip Peduli Anak NTT, sebuah program yang dirancang untuk memberikan edukasi dasar kepada anak-anak di beberapa desa terpencil. Dengan pendekatan yang kreatif dan menyenangkan, program ini mengajak anak-anak belajar sambil bermain, sehingga mereka dapat menyerap pengetahuan dengan lebih mudah dan gembira.

Read More

Membangun Resiliensi GSM, GKPI Resort Tangerang Banten, Maja

Minggu (20/10/2024) Menjadi pendidik di sekolah minggu bukan sekadar menjalankan peran mengajar, tetapi juga menjadi sosok yang digugu dan ditiru. Sebagai figur yang dipercayai oleh anak-anak dan orang tua, mereka dituntut untuk memiliki kualitas diri yang baik serta profesionalisme tinggi. Meski tidak diakui sebagai profesi formal seperti guru pada umumnya, peran ini membawa tanggung jawab besar dalam membentuk karakter, memperkuat nilai-nilai keimanan, dan mempersiapkan masa depan anak. Oleh karena itu, keseriusan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab menjadi hal mutlak.

Read More

Sex Education for Teenagers, SMP Santo Markus 1 Halim, Jakarta

Minggu (20/10/2024) Edukasi seks merupakan hal penting yang harus diberikan kepada remaja, terutama karena mereka berada dalam fase perkembangan yang luar biasa. Remaja mengalami banyak perubahan fisik dan emosional, sehingga penting bagi mereka untuk memahami tubuh mereka sendiri dan memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya. Masa remaja adalah waktu yang singkat dan krusial dalam membentuk identitas diri, dan para remaja harus diajarkan untuk menghargai serta menjaga tubuh mereka. Selain itu, mereka juga perlu belajar untuk menghormati tubuh orang lain, termasuk teman-temannya, sehingga tercipta lingkungan yang sehat dan saling menghargai.

Read More

Sex Education for Pre-Teen (Grade 7), SMP Santo Markus 1 Halim, Jakarta

Minggu (20/10/2024) Pada masa pra-remaja (pre-teen), anak-anak mengalami perkembangan yang luar biasa baik secara fisik maupun emosional. Oleh karena itu, penting bagi mereka untuk mengenal tubuh mereka sendiri dan memahami perubahan yang terjadi. Edukasi mengenai tubuh dan seksualitas membantu mereka memahami bahwa masa remaja adalah periode yang singkat namun sangat penting. Pre-teen perlu belajar untuk memanfaatkan masa ini dengan bijak, menjaga kesehatan tubuh mereka, serta menghormati diri sendiri dan orang lain.

Read More

Pelatihan: Leadership, HKBP Jatiwaringin

Rabu (16/10/2024) Leadership atau kepemimpinan adalah kemampuan untuk memengaruhi, memotivasi, dan mengarahkan orang lain agar mencapai tujuan bersama. Seorang leader tidak hanya memegang kendali, tetapi juga mampu menjadi teladan, memberikan inspirasi, dan menciptakan suasana yang kondusif bagi timnya untuk berkembang. Kriteria seorang leader mencakup kemampuan berkomunikasi dengan baik, memiliki visi yang jelas, empati, serta kemampuan untuk mengambil keputusan dengan bijak.

Read More

Sosialisasi Pencegahan & Penaggulangan Tindakan Kekerasan, SMA Tunas Indonesia Bintaro Tangsel

Rabu (16/10/2024) Remaja adalah individu yang berada dalam fase peralihan dari masa kanak-kanak menuju dewasa, umumnya berusia antara 12 hingga 18 tahun. Pada tahap ini, remaja mengalami banyak perubahan fisik, emosional, dan sosial yang membuat mereka lebih rentan terhadap pengaruh lingkungan. Oleh karena itu, sangat penting untuk memberikan edukasi mengenai pencegahan dan penanggulangan tindakan kekerasan, seperti bullying, kekerasan seksual, dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah. Edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran remaja akan bahaya dari tindakan-tindakan tersebut dan membantu mereka membangun lingkungan yang aman serta sehat di sekolah.

Read More

Seminar Pubertas: Our Mind Our Rights, SMP Al-Fath Cirendeu

Rabu (16/10/2024) Remaja adalah masa transisi antara anak-anak dan dewasa, di mana individu mengalami perubahan fisik, emosional, dan sosial yang signifikan. Pada fase ini, mereka mulai mengembangkan identitas diri dan membentuk pandangan tentang dunia di sekitar mereka. Oleh karena itu, penting bagi remaja untuk diberikan edukasi tentang “Our Mind Our Rights.” Konsep ini menekankan pentingnya memahami pikiran dan hak-hak mereka sebagai individu, serta memberikan wawasan tentang bagaimana mengelola emosi dan membuat keputusan yang bijak dalam kehidupan sehari-hari.

Read More

Seminar : Manajemen kelas Inklusi & Anak Berkebutuhan Khusus, Sekolah SD Kristoforus Citra Garden 2, Jakarta

Minggu (6/10/2024) Anak berkebutuhan khusus (ABK) adalah mereka yang memiliki kondisi fisik, mental, intelektual, atau sensorik yang mempengaruhi kemampuan belajar, berinteraksi, dan beraktivitas sehari-hari. Menurut Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, ABK berhak mendapatkan pendidikan yang setara dengan anak-anak lainnya. Hak ini dapat dipenuhi melalui berbagai jalur pendidikan, seperti di sekolah reguler dengan pendekatan inklusif, sekolah khusus (SLB), pendidikan di luar sekolah, atau homeschooling. Setiap jalur ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan spesifik setiap anak agar mereka dapat belajar dan berkembang sesuai dengan potensi masing-masing.

Read More

Kunjungan ke Kantor KOMNAS PEREMPUAN Jakarta

Minggu (6/10/2024) Kunjungan  Susi Rio Panjaitan ke Komnas Perempuan Menteng Jakarta pada Jumat, 4 Oktober 2024, menjadi momen berharga untuk memperdalam pemahaman tentang upaya perlindungan dan pemberdayaan perempuan. Diskusi yang penuh inspirasi membuka wawasan kami tentang peran penting advokasi dalam menciptakan kesetaraan dan keadilan gender di Indonesia. Terima kasih, Komnas Perempuan, atas sambutan hangat dan ilmunya

Read More

Pelatihan : Perkembangan Pra Remaja & Anak Berkebutuhan Khusus, HKBP Depok 2 & Parung Panjang

Minggu (6/10/2024) Pada masa pra-remaja, anak-anak mengalami perubahan signifikan baik secara fisik, emosional, maupun sosial. Periode ini umumnya terjadi pada usia 9 hingga 12 tahun, ketika anak mulai memasuki fase perkembangan menuju masa remaja. Mereka mulai mengembangkan pemahaman yang lebih kompleks tentang diri dan lingkungannya. Di sisi lain, anak berkebutuhan khusus adalah anak-anak yang memiliki keterbatasan fisik, mental, intelektual, atau emosional yang memengaruhi proses belajar dan kemampuan mereka untuk berinteraksi dengan lingkungan. Di Indonesia, hak-hak spiritual dan keagamaan anak-anak berkebutuhan khusus dijamin oleh Undang-Undang, memastikan bahwa mereka mendapatkan hak yang…

Read More