Pertemuan Raya Perempuan PGI : Menyikapi Digital dalam Keluarga, Toraja, Sulsel

Senin (4/11/2024) Sidang Raya ke-XVIII Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) tahun 2024 dilaksanakan di Toraja, Sulawesi Selatan. Acara ini menghadirkan perwakilan dari sinode-sinode gereja dan mitra PGI dari berbagai daerah di Indonesia. Sidang Raya Perempuan PGI yang berlangsung pada Jumat, 1 November 2024, mengundang  Susi Rio Panjaitan sebagai narasumber untuk membahas topik “Menyikapi Digital dalam Keluarga.”

Read More

Parenting: Mendidik Anak di Era Digital, GMIT Era et Labora, Baob, NTT

Minggu (27/10/2024) Pada Sabtu, 26 Oktober 2024, GMIT Ora et Labora Baob, NTT, menjadi tempat berkumpulnya para orangtua yang antusias mengikuti diskusi parenting bersama  Susi Rio Panjaitan. Kegiatan ini adalah bagian dari rangkaian Trip Peduli Anak NTT, yang berfokus pada memberikan edukasi kepada orangtua mengenai pentingnya pola asuh yang tepat di era digital. Dengan tema “Mendidik Anak di Era Digital,” Susi membahas berbagai tantangan dan solusi yang relevan dengan perkembangan teknologi saat ini.

Read More

Diskusi Pengasuhan Anak di Era Digital, GMIT Talitakum Sainoni, Mollo Timur, NTT

Kamis (24/10/2024) Pada Kamis, 24 Oktober 2024, dalam rangkaian Trip Peduli Anak NTT,  Susi Rio Panjaitan mengadakan diskusi edukatif dengan para orangtua di GMIT Talitakum Sainoni, Mollo Timur, NTT. Diskusi ini bertujuan untuk membekali orangtua dengan pemahaman yang lebih baik tentang pengasuhan anak di era digital, yang berbeda jauh dari pola asuh pada zaman dulu. Susi menekankan bahwa perubahan zaman, terutama dengan masuknya internet hingga ke pelosok, membuat para orangtua perlu lebih bijak dalam mengawasi dan mendampingi anak-anak mereka.

Read More

Edukasi untuk Orangtua : Tanggung Jawab Utama dalam Menjaga Anak di Era Digital, Desa Mauleum, NTT

Rabu (23/10/2024) Pada Senin, 21 Oktober 2024, dalam program Trip Peduli Anak NTT, Susi Rio Panjaitan tidak hanya memberikan edukasi kepada anak-anak di Desa Mauleum, tetapi juga mengadakan sesi khusus bagi para orangtua. Sesi ini bertujuan untuk menekankan bahwa tugas dan tanggung jawab pertama serta utama dalam mengasuh anak ada pada orangtua, yang harus senantiasa menjaga dan melindungi anak dari segala bentuk kejahatan, baik fisik maupun digital. Susi menjelaskan bahwa orangtua memiliki tanggung jawab besar dalam melindungi anak dari ancaman kekerasan dan eksploitasi, terutama di era digital saat ini di…

Read More

Membangun Resiliensi GSM, GKPI Resort Tangerang Banten, Maja

Minggu (20/10/2024) Menjadi pendidik di sekolah minggu bukan sekadar menjalankan peran mengajar, tetapi juga menjadi sosok yang digugu dan ditiru. Sebagai figur yang dipercayai oleh anak-anak dan orang tua, mereka dituntut untuk memiliki kualitas diri yang baik serta profesionalisme tinggi. Meski tidak diakui sebagai profesi formal seperti guru pada umumnya, peran ini membawa tanggung jawab besar dalam membentuk karakter, memperkuat nilai-nilai keimanan, dan mempersiapkan masa depan anak. Oleh karena itu, keseriusan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab menjadi hal mutlak.

Read More

Pelatihan: Leadership, HKBP Jatiwaringin

Rabu (16/10/2024) Leadership atau kepemimpinan adalah kemampuan untuk memengaruhi, memotivasi, dan mengarahkan orang lain agar mencapai tujuan bersama. Seorang leader tidak hanya memegang kendali, tetapi juga mampu menjadi teladan, memberikan inspirasi, dan menciptakan suasana yang kondusif bagi timnya untuk berkembang. Kriteria seorang leader mencakup kemampuan berkomunikasi dengan baik, memiliki visi yang jelas, empati, serta kemampuan untuk mengambil keputusan dengan bijak.

Read More

Seminar : Manajemen kelas Inklusi & Anak Berkebutuhan Khusus, Sekolah SD Kristoforus Citra Garden 2, Jakarta

Minggu (6/10/2024) Anak berkebutuhan khusus (ABK) adalah mereka yang memiliki kondisi fisik, mental, intelektual, atau sensorik yang mempengaruhi kemampuan belajar, berinteraksi, dan beraktivitas sehari-hari. Menurut Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, ABK berhak mendapatkan pendidikan yang setara dengan anak-anak lainnya. Hak ini dapat dipenuhi melalui berbagai jalur pendidikan, seperti di sekolah reguler dengan pendekatan inklusif, sekolah khusus (SLB), pendidikan di luar sekolah, atau homeschooling. Setiap jalur ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan spesifik setiap anak agar mereka dapat belajar dan berkembang sesuai dengan potensi masing-masing.

Read More

Kunjungan ke Kantor KOMNAS PEREMPUAN Jakarta

Minggu (6/10/2024) Kunjungan  Susi Rio Panjaitan ke Komnas Perempuan Menteng Jakarta pada Jumat, 4 Oktober 2024, menjadi momen berharga untuk memperdalam pemahaman tentang upaya perlindungan dan pemberdayaan perempuan. Diskusi yang penuh inspirasi membuka wawasan kami tentang peran penting advokasi dalam menciptakan kesetaraan dan keadilan gender di Indonesia. Terima kasih, Komnas Perempuan, atas sambutan hangat dan ilmunya

Read More

Pelatihan : Perkembangan Pra Remaja & Anak Berkebutuhan Khusus, HKBP Depok 2 & Parung Panjang

Minggu (6/10/2024) Pada masa pra-remaja, anak-anak mengalami perubahan signifikan baik secara fisik, emosional, maupun sosial. Periode ini umumnya terjadi pada usia 9 hingga 12 tahun, ketika anak mulai memasuki fase perkembangan menuju masa remaja. Mereka mulai mengembangkan pemahaman yang lebih kompleks tentang diri dan lingkungannya. Di sisi lain, anak berkebutuhan khusus adalah anak-anak yang memiliki keterbatasan fisik, mental, intelektual, atau emosional yang memengaruhi proses belajar dan kemampuan mereka untuk berinteraksi dengan lingkungan. Di Indonesia, hak-hak spiritual dan keagamaan anak-anak berkebutuhan khusus dijamin oleh Undang-Undang, memastikan bahwa mereka mendapatkan hak yang…

Read More

Pelatihan : Psikologi ABK & Manajemen Kelas Inklusi, Yayasan Bina Mandiri Indonesia Jakarta

Minggu (6/10/2024) Anak berkebutuhan khusus (ABK) adalah mereka yang memiliki kondisi fisik, mental, intelektual, atau sensorik yang memengaruhi kemampuan dalam belajar, berinteraksi, dan beraktivitas sehari-hari. Menurut Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, ABK memiliki hak yang sama dengan anak-anak lainnya untuk mendapatkan pendidikan. Hak ini bisa dipenuhi melalui berbagai jalur, baik di sekolah reguler dengan pendekatan inklusif, sekolah khusus atau Sekolah Luar Biasa (SLB), pendidikan di luar sekolah, maupun homeschooling. Setiap jalur ini memberikan peluang bagi ABK untuk belajar dan berkembang sesuai dengan kebutuhan mereka, demi masa depan…

Read More