Oleh: Susi Rio Panjaitan Secara sederhana, rasa kesepian diartikan sebagai perasaan terasing dan sendirian, yang muncul ketika seseorang merasa tidak ada koneksi emosional yang memadai dengan orang lain. Hal ini dapat disebabkan oleh faktor sosial, fisik, atau emosional. Rasa kesepian dapat memengaruhi status kesehatan mental seseorang. Rasa kesepian tidak hanya terjadi pada orang dewasa, tetapi terjadi juga pada anak-anak. Rasa kesepian pada anak dapat terjadi ketika anak merasa sendirian, terasing, tidak memiliki teman yang dapat diajak bicara atau bermain, atau tidak memiliki hubungan emosional yang kuat dengan orang di sekitarnya.…
Read MorePsikologi Anak, GKI Kebayoran Baru
Sabtu (13/01/2024) Anak merupakan generasi penerus dan penentu masa depan baik itu bangsa, kaum, suku, dan keluarga. Akan seperti apa kelak keberlangsungan dan keberadaan suatu bangsa, kaum, suku dan keluarga akan sangat ditentukan oleh anak yang ada saat ini. Anak adalah seseorang yang belum berusia 18 (delapan belas) tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan. Merujuk kepada Undang-Undang Republik Indonesia No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, kita dapat memperoleh gambaran siapa anak di mata hukum Indonesia. Anak adalah tunas, potensi, dan generasi muda penerus cita-cita perjuangan bangsa, memiliki peran…
Read MorePendidikan Seks untuk Remaja : Dare To Be Different , SMP-SMA Sophos School Indonesia, BSD Tangsel
Senin (8/01/2024) Tantangan remaja pada masa kini sangat kompleks dan berbeda dengan masa lalu, terutama karena kemajuan teknologi, khususnya internet, yang memengaruhi gaya hidup dan pergaulan mereka. Dalam masa perkembangannya, remaja diharapkan dapat mengatasi beberapa tugas penting seperti menerima keadaan fisiknya, membangun relasi yang baik, mengendalikan emosi, memiliki konsep diri yang tepat, serta mengembangkan ketrampilan intelektual yang diperlukan sebagai anggota masyarakat. Perkembangan teknologi yang pesat menuntut agar remaja dibekali dengan edukasi yang tepat guna menikmati manfaat positif dari kemajuan tersebut. Edukasi yang benar diharapkan dapat memberikan mereka bekal untuk tumbuh…
Read MorePendidikan Seks untuk Anak : Taking Care Your Body, SD Kelas 4-6 Sophos School Indonesia, BSD Tangsel
Senin (8/1/2024) Ketika anak-anak memasuki fase pertumbuhan yang semakin besar, tanggung jawab mereka untuk melindungi dan merawat diri menjadi semakin penting. Terutama bagi anak-anak yang mulai memasuki usia remaja, perubahan signifikan dalam diri mereka menjadi terlihat jelas. Masa remaja atau pubertas, membawa perubahan psikologis dan fisik yang kompleks, yang menuntut anak-anak untuk melewati proses adaptasi. Agar dapat menghadapi masa remaja dengan baik, anak-anak perlu diberikan pengetahuan yang benar tentang perubahan yang mereka alami, untuk menghindari menerima informasi yang salah.
Read MorePendidikan Seks untuk Anak : My Body, SD Kelas 1-3 Sophos School Indonesia, BSD Tangsel
Senin (8/1/2024) Memberikan pendidikan seks kepada anak sejak dini adalah penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka dengan sehat. Namun, dalam memberikan pendidikan seks kepada anak harus disesuaikan dengan usia dan kondisi anak, serta materi yang sesuai dengan perkembangan mereka agar tujuan pendidikan seks dapat tercapai dengan efektif.
Read MoreMASYARAKAT RAMAH AUTIS
Oleh: Susi Rio Panjaitan Autism Spectrum Disorder (ASD) atau autis adalah gangguan neurologis nonprogresif yang biasanya tampak sebelum anak berusia tiga tahun. Gangguan ini memengaruhi perkembangan bahasa dan kemampuan anak dalam berkomunikasi, baik secara verbal maupun nonverbal; berinteraksi sosial; serta berperilaku. Autis mencakup asperger, sindrom Heller, dan gangguan perkembangan pervasif (PPD-NOS). Gejala dan karakteristik autis muncul dalam berbagai level, mulai dari yang ringan hingga yang parah. Tidak anak penyandang autis yang benar-benar persis satu sama lain. Mereka sangat berbeda dalam banyak hal dan memiliki keterampilan yang berbeda-beda. Autis bukan penyakit,…
Read MoreBILA ANAK HARUS DITERAPI DI RUMAH
Oleh: Susi Rio Panjaitan Anak Berkebutuhan Khusus Secara sederhana Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dapat didefiniskan sebagai anak yang karena kondisi tertentu dari fisik, mental, atau fisik dan mentalnya, mengalami hambatan tertentu yang signifikan, sehingga agar dapat hidup, tumbuh, berkembang, berkarya, berprestasi, dan mandiri, ia membutuhkan berbagai kebutuhan yang unik. Kebutuhan itu bisa berupa kebutuhan yang sama dengan kebutuhan anak lain yang non-ABK tetapi porsinya berbeda, atau kebutuhan lain yang tidak dibutuhkan oleh anak lain. Penyebab anak menyandang kebutuhan khusus bermacam-macam, seperti: tunanetra, tunadaksa, tunagrahita, tunarungu, tunawicara, autis, downsyndrome, dan Attention…
Read MoreMEMBANGUN KOMUNIKASI ASERTIF DENGAN ANAK
Oleh: Susi Rio Panjaitan Seorang anak dibawa orangtuanya ke konselor karena orangtuanya menganggap anaknya tersebut tukang bikin masalah, sudah bikin masalah besar, dan bermasalah. Orangtua merasa kewalahan berkomunikasi dengan anak. Mereka mengatakan anak pelit bicara, sekali mau bicara, bicara si anak sangat pedas, sangat kasar. Akibatnya, orangtua menjadi emosi, lalu memaki dan memukul anak. Mendapat makian dan pukulan dari orangtua ternyata tidak membuat anak berubah. Sebaliknya, anak tambah tidak mau bicara, tambah kasar, dan tambah berani melawan. Kisah ini bukan dongeng dan bukan fiktif. Banyak keluarga yang mengalami hal seperti…
Read MorePERAN SAUDARA KANDUNG BAGI PERKEMBANGAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK)
Oleh: Susi Rio Panjaitan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) adalah anak yang karena kondisi tertentu dari fisik, mental, atau keduanya, memiliki kebutuhan-kebutuhan tertentu yang tidak dibutuhkan oleh anak lain yang tidak berkondisi seperti dirinya, atau kebutuhan yang sama dengan anak lain tetapi dalam kapasitas yang lebih besar. Dalam proses perkembangannya, Anak Berkebutuhan Khusus Anak (ABK) membutuhkan dukungan, termasuk dukungan dari saudara kandungnya. Dukungan dari saudara kandung dapat meningkatkan rasa aman, konsep diri yang positif, rasa keberhargaan, rasa percaya diri, motivasi, dan kemandirian pada anak yang menyandang kebutuhan khusus. Dukungan yang dapat…
Read MoreDAMPAK BERMAIN BERSAMA TEMAN TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK
Oleh: Susi Rio Panjaitan Perkembangan anak merujuk pada proses pertumbuhan dan perubahan yang terjadi pada seorang anak sejak ia lahir hingga mencapai kedewasaan. Perkembangan anak merupakan proses dinamis yang dipengaruhi oleh faktor genetik, lingkungan, dan interaksi dengan orang lain. Perkembangan anak penting untuk diamati guna memastikan bahwa anak mencapai ‘tonggak perkembangan’nya. Artinya, anak menguasai berbagai keterampilan dalam semua aspek perkembangan sesuai dengan usianya. Selain itu, dengan memantau perkembangan anak, hambatan tumbuh kembang pada anak dapat segera diketahui. Aspek perkembangan anak mencakup fisik-motorik, kognitif, psikososial, emosional, psikoseksual, moral-spiritual; dan bahasa-komunikasi. Anak…
Read More