Sabtu (21/10/2023) Taat/ta·at/ adj 1 senantiasa tunduk (kepada Tuhan, pemerintah, dan sebagainya); patuh; 2 tidak berlaku curang; setia; 3 saleh; kuat beribadah. (https://kbbi.web.id/taat). Ketaatan mengacu kepada seseorang yang menunjukkan sikap atau tindakan patuh menjalankan aturan, norma, atau perintah. Ini mencakup ketaatan terhadap hukum, peraturan, nilai-nilai moral, atau perintah dari pihak yang memiliki wewenang atau otoritas. Sehingga ketaatan seringkali anggap sebagai nilai yang penting dalam masyarakat untuk menjaga keteraturan dan kepatuhan terhadap norma-norma bahkan peraturan dan hukum yang telah ditetapkan.
Read MorePengembangan Kapasitas Pengelola Layanan Kids Daycare, Kementerian KOMINFO
Kamis (19/10/2023) Daycare adalah tempat atau fasilitas yang dipersiapkan untuk merawat anak-anak, biasanya yang masih balita atau belum cukup usia untuk masuk sekolah. Di daycare, anak-anak didampingi, diawasi, dirawat dan oleh petugas atau staf yang terlatih selama orangtua mereka sedang bekerja. Adapun tujuan daycare adalah memberikan perawatan dan pengasuhan yang aman, mendidik, dan merawat anak-anak ketika orangtua mereka tidak dapat mendampingi.
Read MoreSeminar Orangtua & Remaja: Connected, HKBP Serpong
Sabtu (14/10/2023) Secara umum istilah connected sering digunakan dalam konteks teknologi untuk menunjukkan konektivitas yang diberikan oleh perangkat elektronik seperti smartphone. Namun saat ini, istilah ini sering kita dengar digunakan remaja dalam percakapan mereka yang bukan menggambarkan jika mereka sedang terkoneksi dengan internet atau suatu perangkat. Ketika seorang remaja merasa temannya atau orang yang diajak bicara dengannya dapat memahami apa yang dia maksud maka ia mengatakan bahwa orang tersebut connected dengannya atau mengatakan tidak connected pada saat hal sebaliknya terjadi.
Read MoreMental Health Day : Overthinking, Why and How to Control It? SMA Al-Fath Cirendeu
Selasa (10/10/2023) Kita sering mendengar istilah “overthinking.” Kata ini sering digunakan remaja di dalam pergaulan sehari-hari mereka. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan overthinking? Overthinking adalah proses berlebihan dalam memikirkan atau menganalisis suatu situasi, masalah, keputusan atau tindakan yang diambil hingga menjadi terlalu rumit bahkan berkepanjangan. Hal ini dapat menjadi kontraproduktif dan mengganggu kesejahteraan mental seperti menimbulkan stres, kecemasan, dan membuat seseorang sulit untuk mengambil keputusan dengan benar dan tepat.
Read MoreMEMAHAMI PENYANDANG DISABILITAS DAN HAK-HAKNYA
Oleh: Susi Rio Panjaitan Untuk memahami siapa yang dimaksud dengan penyandang disabilitas dan apa yang menjadi hak-hak mereka, salah satu dokumen yang dapat dijadikan rujukan adalah Undang-undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Dalam undang-undang ini, tepatnya pada Pasal 1 Ayat (1) dikatakan bahwa penyandang disabilitas adalah setiap orang yang mengalami keterbatasan fisik, intelektual, mental, dan/atau sensorik dalam jangka waktu lama yang dalam berinteraksi dengan lingkungan dapat mengalami hambatan dan kesulitan untuk berpartisipasi secara penuh dan efektif dengan warga negara lainnya berdasarkan kesamaan hak. Ragam penyandang disabilitas…
Read MorePelatihan : Menyusun Silabus dan Manajemen Sekolah Minggu, HKBP Cijantung
Minggu (1/10/2023) Guru merupakan faktor utama yang menentukan keberhasilan kualitas pendidikan. Peran guru dalam proses pembelajaran anak (baik kegiatan belajar formal, non formal atau informal) sangat penting sebagai kunci keberhasilan pembelajaran anak karena guru berinteraksi secara langsung dengan anak. Guru yang mampu membangun proses pembelajaran yang baik tentunya akan dapat memberikan pendidikan dan pengajaran yang berkualitas. Setelah melalui proses kegiatan belajar mengajar, hasil pembelajaran yang dicapai dapat ditunjukkan lewat kemampuan-kemampuan yang dimiliki seorang anak setelah ia menerima perlakukan dari pengajaran (guru).
Read MorePelatihan Caregiver Anak/Remaja/Dewasa Berkebutuhan Khusus, GKK Jakarta
Sabtu (30/9/2023) Disamping istilah “Berkebutuhan Khusus” ada istilah lain yang digunakan di Indonesia, yakni “Difabel” atau “orang dengan disabilitas” atau “penyandang disabilitas.” Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas: “Penyandang Disabilitas adalah setiap orang yang mengalami keterbatasan fisik, intelektual, mental, dan/atau sensorik dalam jangka waktu lama yang dalam berinteraksi dengan lingkungan dapat mengalami hambatan dan kesulitan untuk berpartisipasi secara penuh dan efektif dengan warga negara lainnya berdasarkan kesamaan hak.”
Read MoreSeminar Parenting : Anak-Anak & Dunia Gadget, GKII Cikini
Kamis (28/9/2023) Anak adalah seseorang yang belum berusia 18 (delapan belas) tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan. anak adalah amanah dan karunia Tuhan Yang Maha Esa, yang dalam dirinya melekat harkat dan martabat sebagai manusia seutuhnya; Anak adalah tunas, potensi, dan generasi muda penerus cita-cita perjuangan bangsa, memiliki peran strategis dan mempunyai ciri dan sifat khusus yang menjamin kelangsungan eksistensi bangsa dan negara pada masa depan. (Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak).
Read MoreWebinar : Persiapan Transisi Karier Remaja, HIMPSI Banten
Jum’at (22/9/2023) Saat ini kita ada di masa Industri 4.0 dan Society 5.0. Masa Industri 4.0 merujuk kepada revolusi industri di mana dalam proses produksi dan manufaktur terintegrasi teknologi canggih seperti: AI (kecerdasan buatan), big data, dan lainnya sehingga tercipta sistem produksi yang lebih efektif dan efisien. Sedangkan Society 5.0 adalah pemanfaatan atau mengintegrasikan AI dalam berbagai aspek kehidupan manusia untuk meningkatkan kualitas hidup, kesejahteraan sosial, dan keberlanjutan. Teknologi digital masa kini pun semakin canggih menyebabkan terjadinya perubahan besar dunia, termasuk dunia usaha/bisnis. Selain menjadi peluang untuk dunia usaha semakin…
Read MoreSeminar Parenting : Teasing & Bullying, What’s the Difference? Penabur International School Kelapa Gading
Jum’at (21/9/2023) Kita sudah tidak asing dengan kata “bullying” terlebih banyak berita tentang bullying yang berdampak negatif kepada korbannya bahkan menelan korban jiwa. Dampak negatif terhadap korban bullying minimal mengganggu emosinya, terjadi perubahan emosi seperti perasaan sedih, marah. Dampak selanjutnya ketika tidak ditangani dengan tepat sesegera mungkin korban mengalami masalah kesehatan mental, seperti gangguan kecemasan, depresi, post-traumatic stress disorder (PTSD) bahkan bunuh diri.
Read More