Oleh: Susi Rio Panjaitan Autis adalah gangguan perkembangan neurobiologis yang memengaruhi interaksi sosial, komunikasi verbal dan non-verbal, serta perilaku secara umum. Gejala autis bervariasi, termasuk kesulitan dalam berkomunikasi, ketidakmampuan membentuk hubungan sosial, dan minat yang terbatas terhadap aktivitas tertentu. Autis merupakan spektrum, artinya tingkat keparahan dan kombinasi gejala berbeda-beda untuk setiap individu. Meskipun penyebab pasti autis belum sepenuhnya dipahami, faktor genetik dan lingkungan diyakini memiliki peran dalam terjadinya autis. Terkait kemampuan berbahasa dan berkomunikasi, autis dikelopokkan menjadi dua, yakni autis verbal dan autis non-verbal. Kedua kelompok ini bukanlah diagnosis yang…
Read MorePENTINGNYA KOMUNIKASI TERBUKA DENGAN ANAK REMAJA
Oleh: Susi Rio Panjaitan Remaja adalah individu yang sudah mengalami pubertas, yakni mimpi basah pada laki-laki, dan menstruasi pada perempuan. Biasanya, pubertas terjadi pada rentang usia antara 11 hingga 16 tahun. Menurut hukum Indonesia, anak adalah individu yang berusia 0 (nol) sampai dengan sebelum 18 (delapan belas) tahun. Jika merujuk pada hal ini, maka remaja dapat dikategorikan sebagai anak. Tidak heran banyak yang menyebut kelompok usia ini dengan sebutan anak remaja. Pada masa remaja, individu mengalami perubahan fisik, emosional, dan sosial yang signifikan. Masa remaja adalah masa dimana identitas pribadi,…
Read MorePelatihan GSM : Creative Teaching, HKBP Serpong, Tangsel
Sabtu (27/01/2024) Creative teaching adalah pendekatan pembelajaran yang menekankan pada inovasi, kreasi, dan pengembangan keterampilan kreatif anak. Pendekatan ini diterapkan sebagai upaya guru untuk menciptakan lingkungan belajar yang memotivasi dan mendorong anak, sehingga memungkinkan mereka untuk berpikir kreatif, dan mengembangkan pemahaman yang mendalam terhadap pembelajaran yang diterimanya. Di era digitalisasi ini, menerapkan creative teaching dalam pelayanan anak-anak sekolah minggu (ASM) dapat memberikan pengalaman belajar sekolah minggu menjadi lebih menarik dan berkesan bagi anak-anak. Guru Sekolah Minggu (GSM) memiliki peran yang besar untuk memberikan pengalaman belajar sekolah minggu yang menyenangkan bagi…
Read MoreMENGASAH SOFT SKILL PADA ANAK
Oleh: Susi Rio Panjaitan Secara sederhana, soft skill dapat diartikan sebagai kemampuan non-teknis yang melibatkan keterampilan interpersonal, komunikasi, kepemimpinan, dan problem-solving. Ini mencakup aspek-aspek seperti kecerdasan emosional, kerjasama tim, adaptabilitas, dan kemampuan berpikir kreatif. Soft skill penting dalam berbagai konteks, baik dalam lingkungan kerja maupun kehidupan sehari-hari, untuk mencapai keberhasilan pribadi dan profesional. Terkait dengan dunia kerja, soft skill yang dimiliki seseorang dapat membantunya dalam membangun hubungan kerja yang baik, meningkatkan produktivitas, dan mempermudah penyelesaian masalah tim. Kemampuan beradaptasi dan berkomunikasi dengan baik akan sangat menolong seseorang ketika ia sedang…
Read MoreBimbingan Siswa: Menjadi Remaja Tangguh di Era Millenium, SMP Katolik Bunda Hati Kudus Jelambar, Jakbar
Selasa (16/01/2024) Dewasa ini, remaja menghadapi beragam tantangan kompleks. Mengapa dikatakan kompleks? karena masalah yang dihadapi remaja melibatkan berbagai aspek yang saling terkait dan seringkali sulit dimengerti bahkan diselesaikan karena kompleksitasnya. Mulai dari tekanan akademis yang tinggi, persaingan untuk meraih kesuksesan di masa depan, standar kecantikan dan prestasi yang tidak realistis memunculkan dorongan untuk membangun citra diri yang sempurna sehingga dapat memicu masalah kepercayaan diri pada remaja dan kecemasan sosial. Belum lagi bullying dan tekanan dari teman sebaya turut memberikan dampak negatif pada kesejahteraan emosional mereka. Mengatasi berbagai tantangan ini…
Read MoreMENGENALI DAN MENGATASI RASA KESEPIAN PADA ANAK
Oleh: Susi Rio Panjaitan Secara sederhana, rasa kesepian diartikan sebagai perasaan terasing dan sendirian, yang muncul ketika seseorang merasa tidak ada koneksi emosional yang memadai dengan orang lain. Hal ini dapat disebabkan oleh faktor sosial, fisik, atau emosional. Rasa kesepian dapat memengaruhi status kesehatan mental seseorang. Rasa kesepian tidak hanya terjadi pada orang dewasa, tetapi terjadi juga pada anak-anak. Rasa kesepian pada anak dapat terjadi ketika anak merasa sendirian, terasing, tidak memiliki teman yang dapat diajak bicara atau bermain, atau tidak memiliki hubungan emosional yang kuat dengan orang di sekitarnya.…
Read MorePsikologi Anak, GKI Kebayoran Baru
Sabtu (13/01/2024) Anak merupakan generasi penerus dan penentu masa depan baik itu bangsa, kaum, suku, dan keluarga. Akan seperti apa kelak keberlangsungan dan keberadaan suatu bangsa, kaum, suku dan keluarga akan sangat ditentukan oleh anak yang ada saat ini. Anak adalah seseorang yang belum berusia 18 (delapan belas) tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan. Merujuk kepada Undang-Undang Republik Indonesia No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, kita dapat memperoleh gambaran siapa anak di mata hukum Indonesia. Anak adalah tunas, potensi, dan generasi muda penerus cita-cita perjuangan bangsa, memiliki peran…
Read MorePendidikan Seks untuk Remaja : Dare To Be Different , SMP-SMA Sophos School Indonesia, BSD Tangsel
Senin (8/01/2024) Tantangan remaja pada masa kini sangat kompleks dan berbeda dengan masa lalu, terutama karena kemajuan teknologi, khususnya internet, yang memengaruhi gaya hidup dan pergaulan mereka. Dalam masa perkembangannya, remaja diharapkan dapat mengatasi beberapa tugas penting seperti menerima keadaan fisiknya, membangun relasi yang baik, mengendalikan emosi, memiliki konsep diri yang tepat, serta mengembangkan ketrampilan intelektual yang diperlukan sebagai anggota masyarakat. Perkembangan teknologi yang pesat menuntut agar remaja dibekali dengan edukasi yang tepat guna menikmati manfaat positif dari kemajuan tersebut. Edukasi yang benar diharapkan dapat memberikan mereka bekal untuk tumbuh…
Read MorePendidikan Seks untuk Anak : Taking Care Your Body, SD Kelas 4-6 Sophos School Indonesia, BSD Tangsel
Senin (8/1/2024) Ketika anak-anak memasuki fase pertumbuhan yang semakin besar, tanggung jawab mereka untuk melindungi dan merawat diri menjadi semakin penting. Terutama bagi anak-anak yang mulai memasuki usia remaja, perubahan signifikan dalam diri mereka menjadi terlihat jelas. Masa remaja atau pubertas, membawa perubahan psikologis dan fisik yang kompleks, yang menuntut anak-anak untuk melewati proses adaptasi. Agar dapat menghadapi masa remaja dengan baik, anak-anak perlu diberikan pengetahuan yang benar tentang perubahan yang mereka alami, untuk menghindari menerima informasi yang salah.
Read MorePendidikan Seks untuk Anak : My Body, SD Kelas 1-3 Sophos School Indonesia, BSD Tangsel
Senin (8/1/2024) Memberikan pendidikan seks kepada anak sejak dini adalah penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka dengan sehat. Namun, dalam memberikan pendidikan seks kepada anak harus disesuaikan dengan usia dan kondisi anak, serta materi yang sesuai dengan perkembangan mereka agar tujuan pendidikan seks dapat tercapai dengan efektif.
Read More