Ming (17/02/2024) Coaching clinic dengan tema: “Pentingnya Memahami Psikologi & Perkembangan Anak dalam Pelayanan Sekolah Minggu” diadakan pada Sabtu (18/2) bagi guru-guru Sekolah Minggu HKBP Jatiwaringin. Kegiatan ini tak hanya rutin atau formalitas semata, tetapi memberikan manfaat konkret dan relevan bagi pengembangan profesional pesertanya. Dampak positifnya termasuk peningkatan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan yang berguna dalam pelayanan mereka sebagai guru Sekolah Minggu.
Read MorePENGASUHAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK)
Oleh: Susi Rio Panjaitan Dalam proses di setiap tahap perkembangannya, anak harus diasuh dengan baik. Secara sederhana, mengasuh anak dapat diartikan sebagai suatu proses mendidik, membimbing, merawat, menjaga, membela dan melindungi anak agar ia dapat bertumbuh dan berkembang secara optimal dalam semua aspek. Dalam pengasuhan ada pengajaran dan penanaman nilai-nilai yang penting, seperti memahami diri sendiri; nilai-nilai keluarga; norma dalam masyarakat; penerapan aturan, batasan yang jelas, dan disiplin; serta bagaimana berinteraksi dan berelasi yang baik dengan lingkungan. Itulah sebabnya, pengasuhan yang baik dapat mencegah terjadinya perilaku yang tidak diinginkan pada…
Read MoreSoft Opening LKSA Panti Asuhan Candle Light Pd. Petir, Depok
Sabtu (17/02/2024) Pada Sabtu, 17 Februari 2024, Yayasan Dalian mengadakan acara soft opening Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Panti Asuhan Candle Light di Pondok Petir, Depok dan berjalan dengan baik. LKSA Panti asuhan Candle Light, beroperasi di bawah naungan Yayasan Dalian ini, merupakan anggota dari Jaringan Kerja Lembaga Pelayanan Kristen (JKLPK) Indonesia menyelenggarakan acara ini dengan penuh semangat. Kehadiran penting dalam acara tersebut termasuk Direktur JKLPK, Amin Siahaan dan Pokja, Susi Rio Panjaitan, menunjukkan dukungan dan komitmen terhadap upaya kesejahteraan anak-anak di Indonesia.
Read MoreMEMBANGUN KEUNIKAN ADAPTIF ANAK PENYANDANG AUTIS GUNA MENCAPAI KEMANDIRIAN
Oleh: Susi Rio Panjaitan Manusia adalah makhluk sosial karena secara alami manusia cenderung untuk berinteraksi, berkomunikasi, dan membentuk hubungan dengan sesama. Ada beberapa alasan yang menyebabkan manusia menjadi makhluk sosial. Pertama: Manusia memiliki kebutuhan fisik, emosional, dan psikologis yang tidak dapat dipenuhi sepenuhnya secara mandiri. Hal ini mendorong manusia untuk mencari dukungan dan bantuan dari orang lain dalam masyarakat. Kedua: Manusia memiliki kebutuhan akan hubungan interpersonal yang bermakna dan dukungan emosional dari orang lain. Hubungan ini memberikan rasa keterhubungan, keamanan, dan kebahagiaan yang penting untuk kesejahteraan mental dan emosional. Ketiga:…
Read MoreMEMAHAMI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK) DAN KEBUTUHANNYA
Oleh: Susi Rio Panjaitan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) adalah istilah yang digunakan untuk merujuk kepada anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus dalam berbagai aspek kehidupan mereka. Kebutuhan khusus ini muncul sebagai akibat dari hambatan yang mereka alami, misalnya: hambatan perkembangan, hambatan pendengaran, hambatan penglihatan, hambatan belajar, dan lain sebagainya. Untuk memahami siapa yang dimaksud dengan Anak Berkutuhan Khusus (ABK), salah satu dokumen yang dapat dijadikan rujukan adalah Undang-undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Dalam undang-undang ini, tepatnya pada Pasal 1 Ayat (1) dikatakan bahwa penyandang disabilitas adalah…
Read MoreMEMPERSIAPKAN ANAK PENYANDANG AUTIS UNTUK MANDIRI
Oleh: Susi Rio Panjaitan Autis adalah gangguan perkembangan neurobiologis yang memengaruhi interaksi sosial, komunikasi verbal dan non-verbal, serta perilaku secara umum. Gejala autis bervariasi, termasuk kesulitan dalam berkomunikasi, ketidakmampuan membentuk hubungan sosial, dan minat yang terbatas terhadap aktivitas tertentu. Autis merupakan spektrum, artinya tingkat keparahan dan kombinasi gejala berbeda-beda untuk setiap individu. Meskipun penyebab pasti autis belum sepenuhnya dipahami, faktor genetik dan lingkungan diyakini memiliki peran dalam terjadinya autis. Pada umumnya, anak penyandang autis menghadapi tantangan dalam setiap fase pertumbuhan dan perkembangannya, tetapi jika diberi kesempatan dan dilatih dengan baik,…
Read MoreTANTRUM PADA ANAK PENYANDANG AUTIS
Oleh: Susi Rio Panjaitan Autis adalah gangguan perkembangan neurobiologis yang memengaruhi interaksi sosial, komunikasi verbal dan non-verbal, serta perilaku secara umum. Gejala autis bervariasi, termasuk kesulitan dalam berkomunikasi, ketidakmampuan membentuk hubungan sosial, dan minat yang terbatas terhadap aktivitas tertentu. Autis merupakan spektrum, artinya tingkat keparahan dan kombinasi gejala berbeda-beda untuk setiap individu. Meskipun penyebab pasti autis belum sepenuhnya dipahami, faktor genetik dan lingkungan diyakini memiliki peran dalam terjadinya autis. Anak penyandang autis sering mengalami tantangan dalam perkembangan sosio-emosional. Mereka kesulitan dalam berinteraksi sosial, ekspresi emosi, dan pemahaman sosial. Keterbatasan kemampuan…
Read MoreEdukasi Masyarakat : Mengenali dan Melatih Anak Berkebutuhan Khusus, Home School Amazing Grace, Bandung
Sabtu (3/02/2024) Memiliki pemahaman yang mendalam terhadap jenis kebutuhan khusus yang dimiliki oleh anak menjadi dasar pokok dalam membimbing perkembangan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Anak Kebutuhan Khusus tidak hanya merujuk pada anak dengan disabilitas fisik, melainkan juga mencakup berbagai kondisi seperti autisme, ADHD, kesulitan belajar, slow learner atau retardasi mental, dan gangguan perkembangan lainnya. Pemahaman mendalam terhadap kebutuhan individual mereka menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan pendidikan dan dukungan yang sesuai, memungkinkan setiap anak untuk mengembangkan potensinya tanpa hambatan berdasarkan karakteristik unik yang mereka miliki.
Read MoreMEMAHAMI ANAK PENYANDANG AUTIS NON-VERBAL
Oleh: Susi Rio Panjaitan Autis adalah gangguan perkembangan neurobiologis yang memengaruhi interaksi sosial, komunikasi verbal dan non-verbal, serta perilaku secara umum. Gejala autis bervariasi, termasuk kesulitan dalam berkomunikasi, ketidakmampuan membentuk hubungan sosial, dan minat yang terbatas terhadap aktivitas tertentu. Autis merupakan spektrum, artinya tingkat keparahan dan kombinasi gejala berbeda-beda untuk setiap individu. Meskipun penyebab pasti autis belum sepenuhnya dipahami, faktor genetik dan lingkungan diyakini memiliki peran dalam terjadinya autis. Terkait kemampuan berbahasa dan berkomunikasi, autis dikelopokkan menjadi dua, yakni autis verbal dan autis non-verbal. Kedua kelompok ini bukanlah diagnosis yang…
Read MorePENTINGNYA KOMUNIKASI TERBUKA DENGAN ANAK REMAJA
Oleh: Susi Rio Panjaitan Remaja adalah individu yang sudah mengalami pubertas, yakni mimpi basah pada laki-laki, dan menstruasi pada perempuan. Biasanya, pubertas terjadi pada rentang usia antara 11 hingga 16 tahun. Menurut hukum Indonesia, anak adalah individu yang berusia 0 (nol) sampai dengan sebelum 18 (delapan belas) tahun. Jika merujuk pada hal ini, maka remaja dapat dikategorikan sebagai anak. Tidak heran banyak yang menyebut kelompok usia ini dengan sebutan anak remaja. Pada masa remaja, individu mengalami perubahan fisik, emosional, dan sosial yang signifikan. Masa remaja adalah masa dimana identitas pribadi,…
Read More