Oleh: Susi Rio Panjaitan Dalam dunia ini banyak terjadi kekacauan karena banyak orang yang tidak bertanggung jawab, baik itu di level berbangsa dan bernegara, bermasyarakat dan dalam kehidupan keluarga. Banyak juga orang yang hidupnya menjadi berantakan karena tidak bertanggung jawab. Ia tidak bertanggung jawab sebagai seorang pelajar, tidak bertanggung jawab sebagai seorang anak, tidak bertanggung jawab sebagai seorang karyawan, tidak bertanggung jawab sebagai orangtua, tidak bertanggung jawab sebagai seorang istri/suami, dan lain sebagainya. Padahal, setiap orang, di sepanjang hidupnya, memiliki berbagai peran, dan dalam setiap peran itu ada tanggung jawab.…
Read MoreTERAPI MUSIK UNTUK ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK)
Oleh: Susi Rio Panjaitan Musik memiliki dampak psikologis yang kuat terhadap individu. Berbagai jenis musik dapat memengaruhi suasana hati seseorang secara signifikan, dan membantu orang menggali lebih dalam kesadaran mereka untuk memroses berbagai macam emosi. Musik juga dapat membangkitkan berbagai perasaan. Musik memengaruhi otak dengan sangat kompleks. Semua aspek musik seperti nada, tempo, dan melodi dapat diproses oleh otak. Setiap orang memiliki kemampuan untuk merespon musik, itulah sebabnya musik dipakai oleh banyak orang sebagai terapi psikologis. Terapi musik adalah psikoterapi yang dilakukan dengan menggunakan musik untuk membantu individu mengatasi berbagai…
Read MorePembinaan Remaja: Mental Health, HKBP Bogor
Kamis (29/6/2023) “Kesehatan adalah keadaan sehat, baik secara fisik, mental, spritual maupun sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomis.” (Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan). Mens Sana in Corpore Sano, Dalam Tubuh yang Sehat, Terdapat Jiwa yang Kuat sehingga menjaga kesehatan merupakan hal yang sangat penting.
Read MorePENDIDIKAN SEKS UNTUK BALITA
Oleh: Susi Rio Panjaitan Anak yang berusia di bawah lima tahun atau yang dikenal dengan sebutan balita adalah kelompok anak yang sedang berkembang dalam aspek fisik-motorik, kognitif, sosio-emosional, moral-spiritual, dan psikoseksual. Hal khas pada balita di era digital ini adalah mereka sangat cerdas; memiliki rasa ingin tahu yang sangat tinggi; dan sangat terampil menggunakan teknologi, terutama yang terkait dengan elektronik seperti HP, laptop dan komputer. Karena mereka sedang dalam proses perkembangan, maka kemampuan mereka dalam banyak hal terbatas. Itulah sebabnya mereka memiliki kecenderungan berbuat salah dan sangat rentan menjadi korban.…
Read MoreDiskusi Publik : Kerusakan Otak pada Anak Akibat Adiksi Gawai, JKLPK Indonesia
Senin (26/06/2023) Gawai (gadget) sudah menjadi barang wajib bagi setiap orang di masa kini. Gawai bukan lagi barang mewah yang hanya dimiliki segolongan orang, atau hanya milik orang dewasa. Saat ini gawai sudah menjadi barang keseharian anak, baik anak yang tinggal di perkotaan maupun di pedesaan. Banyak manfaat yang diperoleh dari gawai sayangnya juga membawa dampak negatif terlebih ketika digunakan dengan tidak bijaksana terlebih pada anak yang menggunakan gawai secara berlebihan dan tanpa adanya pengawasan. Sekalipun belum ada angka pasti berapa jumlah anak yang mengalami kecanduan gawai namun dari sejumlah…
Read MoreParenting : Seni Bersahabat dengan Remaja, HKBP Reformanda Bandung
Sabtu (24/06/2023) Masa remaja selalu menjadi masa-masa sulit bagi remaja maupun orangtuanya. Mengingat tugas perkembangan remaja sangat kompleks dan cukup berat maka agar mereka dapat melaksanakan tugas perkembangan tersebut berjalan dengan baik, mereka membutuhkan bimbingan, pengarahan dan dukungan. Menjadi tanggung jawab bersama untuk mempersiapkan generasi yang handal dan berkarakter.
Read MorePembinaan Remaja : Who am I, HKBP Reformanda Bandung
Sabtu (24/06/2023) Remaja adalah masa di mana anak ada dalam masa transisi menuju dewasa. Banyak perubahan yang terjadi pada masa ini. WHO menggunakan 3 kriteria yakni biologis, psikologis dan sosial ekonomi. Pada umumnya tanda-tanda sekunder mulai nampak. Terjadi perubahan yang cepat secara fisik disertai dengan perubahan hormon. Perubahan hormonal juga dapat menyebabkan ketidakseimbangan dan ketidakstabilan emosional. Pola-pola hubungan sosial mulai berubah. Seringkali penilaian teman sebaya atau kelompok tentang dirinya menjadi hal penting daripada orangtua (keluarga). Mereka akan lebih mendengarkan apa kata temannya agar dapat menjadi bagian kelompoknya.
Read MoreMENJADI TERAPIS BAGI ANAK SENDIRI
Oleh: Susi Rio Panjaitan Setelah mendapatkan diagnosa “berkebutuhan khusus”, misalnya autis, ADHD (attention deficit hyperactivity disorder), atau jenis lainnya dari ahli yang berwenang, penanganan terhadap hambatan yang dialami anak menjadi suatu keharusan. Biasanya, ada beberapa rekomendasi yang diberikan oleh ahli, misalnya terapi obat-obatan, terapi wicara dan komunikasi, terapi perilaku, intervensi pendidikan, terapi okupasi, terapi sensori integritas, dan lain-lain. Jenis terapi yang dipilih tentu harus sesuai dengan kondisi dan kebutuhan anak. Setiap bentuk terapi yang dipilih harus dilakukan dengan konsisten sesuai dengan arahan ahli pendamping agar berdampak signifikan terhadap perkembangan anak.…
Read MorePembinaan Anak & Remaja : Dare to be Different, HKBP Graha Raya Tangsel
Minggu (18/06/2023) Perkembangan teknologi, informasi dan komunikasi yang begitu pesat membawa banyak perubahan dalam kehidupan manusia. Hal ini juga berdampak terhadap anak dan remaja. Melihat perkembangan masa kini, anak dan remaja perlu dipersiapkan untuk menikmati kemajuan ini agar manfaat positif yang mereka dapatkan. Memberikan edukasi yang tepat diharapkan mereka akan mendapatkan informasi yang benar dan tepat sehingga menjadi bekal di dalam mereka menjalankan tumbuh kembangnya dengan sehat dan baik sehingga kelak menjadi pribadi yang tangguh.
Read MorePembinaan GSM : Psikologi Anak, Gereja Toraja Gunung Putri
Sabtu (17/06/2023) Anak adalah tunas, potensi, dan generasi muda penerus cita-cita perjuangan bangsa, memiliki peran strategis dan mempunyai ciri dan sifat khusus yang menjamin kelangsungan eksistensi bangsa dan negara pada masa depan; Anak adalah seseorang yang belum berusia 18 (delapan belas) tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan. Merujuk kepada Undang-Undang Republik Indonesia No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, kita dapat memperoleh gambaran siapa anak di mata hukum Indonesia.
Read More